Emitentrust.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal mencapai Rp1 triliun.
Dalam keterbukaan informasi, perseroan menyampaikan bahwa aksi korporasi ini akan mencakup saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia serta saham dalam bentuk American Depositary Receipt (ADR) yang diperdagangkan di New York Stock Exchange.
Buyback akan dilakukan dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya POJK 29/2023, serta regulasi dari Securities and Exchange Commission (SEC) dan aturan pasar modal lainnya di Amerika Serikat.
Manajemen menyebutkan, pelaksanaan buyback dapat dilakukan baik melalui bursa maupun di luar bursa, secara bertahap atau sekaligus, dan akan diselesaikan paling lambat dalam 12 bulan setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Dari sisi dampak keuangan, Telkom menilai aksi ini tidak akan mengganggu kinerja operasional. Pendapatan diperkirakan tetap stabil, sementara dampak terhadap struktur keuangan dinilai terbatas.
Pembelian kembali saham hanya akan menurunkan aset dan ekuitas sebesar nilai buyback,” tulis manajemen.
Jika seluruh anggaran terserap, aset dan ekuitas perseroan berpotensi berkurang hingga Rp1 triliun. Meski demikian, Telkom menegaskan memiliki kondisi kas dan arus kas yang kuat untuk mendukung operasional, ekspansi usaha, serta pelaksanaan buyback secara bersamaan.
Perseroan juga optimistis langkah ini tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kelangsungan usaha maupun pertumbuhan bisnis ke depan.


