Emitentrust.com – PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) bersiap menggelar aksi korporasi besar melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue dengan target dana hingga Rp600,47 miliar.
Dalam aksi ini, Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6,00 miliar saham baru, yang setara dengan sekitar 31,69% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Artinya, pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya berpotensi mengalami dilusi signifikan.
WMUU menetapkan:
Harga pelaksanaan: Rp100 per saham
Rasio HMETD: 125 saham lama : 58 saham baru
Setiap pemegang saham yang tercatat pada 1 Juli 2026 berhak memperoleh HMETD untuk membeli saham baru tersebut.
Jika pemegang saham tidak digunakan, hak tersebut akan hangus dan kepemilikan investor akan terdilusi 31,6 persen.
Pemegang saham utama, PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMP), yang menguasai sekitar 40,94% saham, menyatakan komitmennya untuk menyerap seluruh haknya dalam rights issue ini.
Menariknya, WMP akan melakukan penyetoran melalui konversi utang (debt to equity) kepada Perseroan.
Tak hanya itu, WMP juga bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) hingga maksimal 1,59 miliar saham, jika terdapat sisa saham yang tidak terserap oleh investor lain.
adapun jadwal pelaksanaan ssbagai berikut: Tanggal penting:
-“Recording date (DPS): 1 Juli 2026
Batas akhir pelaksanaan: 6 Juli 2026
Perdagangan HMETD: 3 – 9 Juli 2026
Sebagai informasi, saham WMUU pada saat ini berada di level Rp90 per lembar.


