back to top

Menko Airlangga: Hilirisasi dan Industrialisasi Kunci Indonesia Naik Kelas

EmitenTrust.com – Pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi menuju transformasi ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. Keterlibatan aktif dunia akademik, pelaku industri, dan pembuat kebijakan menjadi kunci dalam memastikan arah pembangunan nasional dapat menjawab tantangan global yang semakin kompleks.

“Buku “Indonesia Naik Kelas” menjadi salah satu pemicu pemikiran reflektif maupun gagasan terbaharukan yang konstruktif bagi bangsa Indonesia menavigasi perubahan landskap geopolitik global,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara daring dalam Future Talk: Indonesia Naik Kelas & Peran Civitas Akademika sekaligus menjadi forum bedah buku Indonesia Naik Kelas karya Dr. Dany Amrul Ichdan yang memuat berbagai gagasan strategis mengenai lompatan pembangunan ekonomi Indonesia di Depok, Jumat (12/12).

Lebih lanjut, Menko Airlangga menyampaikan bahwa buku Indonesia Naik Kelas memberikan refleksi penting terkait hilirisasi, industrialisasi, serta kebutuhan penguatan kapabilitas industri nasional. Konsep hilirisasi yang ditulis dalam buku tersebut selaras dengan kebijakan pemerintah yang menekankan pembangunan basis industri secara bertahap sesuai kemampuan nasional.

“Salah satu refleksi yang saya dapati adalah konsep hilirisasi sebagai peluncur agar Indonesia bisa naik kelas. Industri tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga membangun kapabilitas sumber daya manusia, terutama kemampuan engineering dan rekayasa dalam negeri,” ujar Menko Airlangga.

Selain itu, beliau menekankan bahwa industrialisasi memiliki multiplier effect yang luas bagi desa, kota kecil, serta UMKM. Oleh karena itu, industrialisasi harus terintegrasi dengan rantai pasok global sekaligus melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar bersifat inklusif dan berkelanjutan.

“Saya berharap buku Indonesia Naik Kelas dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya pemimpin-pemimpin baru Indonesia yang mampu menyatukan visi lintas sektor,” pungkas Menko Airlangga. 

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru