back to top

IHSG Unjuk Gigi di Sesi I, Tembus Level 9.000

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil makin perkasa dan berhasil menembus level psikologis 9.000 pada perdagangan sesi pertama hari ini. Hingga pukul 12.00 WIB, Rabu (14/1/2026), IHSG menguat 79,91 poin atau 0,89% ke posisi 9.028,22.

Penguatan IHSG berlangsung solid dengan seluruh indeks sektoral bergerak di zona hijau. Kenaikan paling signifikan dicetak IDX Sektor Infrastruktur yang melonjak 2,64% dan menjadi motor utama penguatan indeks.

Selanjutnya, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer melesat 2,37%, disusul IDX Sektor Perindustrian yang naik 2,08% serta IDX Sektor Energi yang menguat 1,61%.

Sektor lain juga ikut menopang reli IHSG, antara lain IDX Sektor Barang Baku yang naik 1,43%, IDX Sektor Teknologi menguat 1,07%, IDX Sektor Kesehatan naik 0,61%, serta IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang menguat 0,51%.

Sementara itu, IDX Sektor Transportasi dan Logistik naik 0,44%, IDX Sektor Properti dan Real Estate menguat 0,42%, dan IDX Sektor Keuangan naik 0,31%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi bursa mencapai 39,25 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp16,52 triliun. Sebanyak 445 saham tercatat menguat, 219 saham melemah, dan 142 saham stagnan.

Pada jajaran saham penguat, Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melonjak Rp3.375 menjadi Rp108.375 per saham. Disusul RDTX yang naik Rp2.575 ke level Rp16.375 per saham, serta MORA yang menguat Rp1.075 menjadi Rp14.050 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang mengalami tekanan di antaranya DCII yang turun Rp9.750 ke posisi Rp206.625 per saham. RISE melemah Rp275 menjadi Rp10.125 per saham, serta PANI turun Rp200 ke level Rp11.300 per saham.

Untuk saham teraktif diperdagangkan, Bumi Resources Tbk (BUMI) memimpin dengan frekuensi 144.007 kali transaksi dan nilai mencapai Rp1,9 triliun. Selanjutnya, Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) diperdagangkan sebanyak 79.791 kali dengan nilai Rp755 miliar, serta Archi Indonesia Tbk (ARCI) dengan 60.431 kali transaksi senilai Rp661 miliar.

Di jajaran LQ45, top gainers hingga sesi pertama adalah XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang melesat 7,42%, Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) naik 7,17%, serta GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menguat 5,97%.

Sementara itu, top losers LQ45 ditempati Vale Indonesia Tbk (INCO) yang turun 2,66%, Astra International Tbk (ASII) melemah 2,05%, dan Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terkoreksi 1,54%.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru