back to top

Dana IPO INET 96% Ludes! Sisa Cuma Rp4,9M di Bank

Emitentrust.com – Emiten jasa teknologi informasi PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 31 Desember 2025.

Willy Usulangi Dirketur INET dalam laporannya Kamis (15/1) mengungkapkan bahwa INET mencatat dana hasil IPO yang efektif pada 24 Juli 2023 sebesar Rp151,5 miliar. Setelah dikurangi biaya penawaran umum senilai Rp2,99 miliar, Perseroan membukukan hasil bersih IPO sebesar Rp148,51 miliar.

Willy merinci dari total dana bersih tersebut, INET telah merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp143,59 miliar atau hampir 97% dari total hasil IPO.

Sbesar Rp115,08 miliar atau sekitar 91% digunakan sebagai modal kerja entitas anak, dan Rp28,51 miliar atau sekitar 9% dialokasikan sebagai modal kerja Perseroan.

Hingga akhir Desember 2025, INET hanya menyisakan dana IPO sebesar Rp4,92 miliar. Dana tersebut ditempatkan dalam rekening giro dengan tingkat bunga 1%, dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pihak perbankan (pihak ketiga).

Selain dari IPO saham, Perseroan juga memperoleh dana dari konversi Waran Seri I (INET-W). Dari total 2,1 miliar waran yang diterbitkan, dana hasil konversi mencapai Rp189,38 miliar, dengan sisa dana hasil konversi sebesar Rp123,6 miliar.

Pada perdagangan hari ini Kamis (15/1) saham INET naik 2,41 persen ke level Rp510per saham. Dalam sepekan terakhir anjlok 14,2 persen dari harga Rp595 pada 9 Januari 2026.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Nyaris Tembus 6.000, Properti Jadi Motor Reli Bursa

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Selasa (7/7/2026). IHSG naik 70,42 poin atau 1,19% ke level 5.986,49, didorong aksi beli yang terjadi hampir di seluruh sektor perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Indonesian Paradise Property (INPP) Jawab BEI Usai Harga Saham Rontok dan Transaksi Melonjak

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) memberikan klarifikasi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait lonjakan aktivitas perdagangan yang disertai penurunan harga saham Perseroan. Manajemen menegaskan tidak

BEI Cabut Status Pemantauan Khusus Saham BAPA Mulai 8 Juli 2026

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pencabutan status Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus untuk saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA). Perubahan status tersebut akan mulai berlaku efektif pada 8 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru