back to top

Direktur Bank Mandiri Timothy Utama Borong 155 Ribu Saham BMRI

EmTrust – Salah satu anggota Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Timothy Utama, dilaporkan menambah porsi kepemilikan sahamnya di BMRI tersebut. Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang dirilis pada 15 Januari 2026, transaksi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi investasi pribadi.

Transaksi pembelian saham tersebut dilakukan pada tanggal 9 Januari 2026. Timothy Utama mengeksekusi pembelian sebanyak 155.000 unit saham BMRI dengan harga pelaksanaan sebesar Rp4.800,00 per lembar saham. Melalui transaksi ini, total dana yang dikucurkan untuk menambah muatan saham tersebut mencapai Rp744 juta.

Dengan tuntasnya transaksi ini, kepemilikan saham Timothy Utama di Bank Mandiri mengalami peningkatan sebagai berikut:

  • Jumlah Saham Sebelum Transaksi: 10.334.300 unit (setara 0,0111% hak suara).
  • Jumlah Saham Setelah Transaksi: 10.489.300 unit (setara 0,0112% hak suara).

Manajemen menyatakan bahwa status kepemilikan saham tersebut bersifat langsung. Sebagai anggota direksi, pelaporan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru