back to top

Treasure Global Lepas 18,1 Miliar Saham BUMI Rp380 per Lembar

Emitentrust.com – Perubahan signifikan terjadi pada struktur kepemilikan saham emiten tambang batu bara raksasa, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI). Treasure Global Investments Limited, salah satu pemegang saham besar perseroan, melaporkan telah melepas sebagian besar kepemilikan sahamnya melalui transaksi pasar pada 19 Januari 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Rabu (21/1) disebutkan bahwa, Treasure Global Investments Limited menjual sebanyak 18.195.000.000 (18,19 miliar) lembar saham biasa. Transaksi ini dilaksanakan pada harga Rp380 per saham, yang berarti nilai total dari aksi divestasi ini mencapai angka fantastis sebesar Rp6,91 triliun.

Sebelum transaksi ini dilakukan, Treasure Global Investments Limited menguasai 30.000.000.000 (30 miliar) lembar saham atau setara dengan 8,08% dari total hak suara perusahaan. Pasca penjualan jumbo tersebut, sisa kepemilikan saham mereka kini menyusut menjadi 11.805.000.000 (11,8 miliar) lembar saham atau tinggal tersisa 3,18%.

Dalam laporannya, Treasure Global Investments Limited mengungkapkan bahwa tujuan dari transaksi ini adalah untuk restrukturisasi pemegang saham (shareholder restructuring). Kepemilikan ini bersifat langsung, namun pihak pelapor menegaskan bahwa mereka tidak memiliki status sebagai pemegang saham pengendali di PT Bumi Resources Tbk. (

Artikel Terkait

IHSG Akhir Pekan Cerah! Saham-Saham Big Caps Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 131,22 poin atau 2,28% ke 5.875,78 pada akhir perdagangan Jumat (3/7/2026).

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru