Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I hari Kamis dengan performa solid. IHSG ditutup menguat 49 poin atau 0,55% ke level 9.060,056, mencerminkan optimisme pelaku pasar di tengah aktivitas transaksi yang ramai.
Data Bursa Efek Indonesia mencatat 423 saham menguat, 250 saham melemah, dan 118 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 41,7 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp19,25 triliun.
Penguatan IHSG pada sesi pagi ini ditopang oleh mayoritas indeks sektoral. Tercatat delapan sektor bergerak di zona hijau, dengan penguatan tertinggi dipimpin oleh IDX-NonCyclical yang melonjak 1,59%, disusul IDX-Infrastruktur naik 1,55%, serta IDX-Cyclical yang menguat 0,78%.
Di jajaran saham penggerak, sejumlah emiten mencatatkan lonjakan harga signifikan. DSSA melesat Rp4.350 ke level Rp109.400 per saham, PGUN melonjak Rp2.275 ke Rp13.725, sementara UANG menguat Rp1.225 menjadi Rp7.475 per saham.
Namun, tekanan jual masih terlihat pada beberapa saham. DCII terkoreksi Rp5.000 ke level Rp215.000, PTRO turun Rp1.000 menjadi Rp11.375, dan IBST melemah Rp525 ke Rp5.300 per saham.
Dari sisi aktivitas perdagangan, BUMI menjadi saham teraktif dengan frekuensi transaksi mencapai 170.866 kali dan nilai transaksi Rp2,04 triliun. Selanjutnya ZATA diperdagangkan sebanyak 77.634 kali senilai Rp175 miliar, serta INET dengan 49.147 kali transaksi senilai Rp353 miliar.
Pada kelompok saham unggulan LQ45, deretan top gainers dipimpin oleh Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang melesat 8% ke Rp2.160, Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 5,13% ke Rp820, dan Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menguat 4,72% ke Rp3.770.
Sementara itu, tekanan jual di LQ45 menempatkan Bumi Resources Tbk (BUMI) sebagai top loser setelah turun 4,66% ke Rp368, disusul GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melemah 3,12% ke Rp62, serta Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun 2,39% ke Rp2.860.


