back to top

BNI Sekuritas Kawal Transaksi Jumbo API–GMFI Rp5,66T

Emitentrust.com – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), memfasilitasi transaksi strategis bernilai jumbo antara PT Angkasa Pura Indonesia (API) dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI). Transaksi ini ditujukan untuk memperkuat struktur keuangan GMFI sekaligus mendukung pengembangan industri penerbangan nasional.

Transaksi tersebut mencakup penyertaan aset (inbreng) berupa lahan seluas 972.123 meter persegi yang berlokasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dengan nilai mencapai Rp5,66 triliun. Inbreng dilakukan melalui skema rights issue yang menghasilkan penerbitan 82,1 miliar saham baru, sehingga kepemilikan API di GMFI meningkat signifikan menjadi 68,6%.

Dalam transaksi ini, BNI Sekuritas bertindak sebagai penasihat strategis, mendampingi seluruh proses sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian transaksi. Peran tersebut mencakup pengawalan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal, penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), serta perlindungan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.

SEVP Investment Banking BNI Sekuritas, Ikhsan Ramdan, menyampaikan bahwa transaksi ini merupakan aksi merger dan akuisisi (M&A) berskala besar yang memperkuat sinergi antara GMFI dan API, sekaligus memberikan dampak positif bagi industri penerbangan nasional.

“Peran kami tidak berhenti pada eksekusi transaksi. BNI Sekuritas memastikan struktur transaksi dirancang secara terukur, dengan mempertimbangkan valuasi, regulasi pasar modal, dan tata kelola perusahaan. Kami juga memberikan perspektif bisnis dan industri agar keputusan manajemen diambil secara prudent, transparan, dan akuntabel,” ujar Ikhsan dalam keterangan tertulis, Kamis.

Transaksi yang efektif pada 29 Desember 2025 ini berdampak langsung pada perbaikan struktur permodalan GMFI. Melalui inbreng lahan dari API, posisi ekuitas GMFI tercatat sebesar USD59,89 juta, memperkuat profil keuangan perusahaan serta membuka peluang akses pendanaan baru untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Lebih lanjut, Ikhsan menilai transaksi ini juga membawa efek berantai bagi industri penerbangan. Penguatan kapasitas operasional GMFI dinilai berpotensi mendorong peningkatan aktivitas bandara, efisiensi operasional industri penerbangan, sektor logistik dan perdagangan, hingga memperluas konektivitas regional dan penyerapan tenaga kerja di sektor perawatan pesawat.

Melalui keberhasilan transaksi ini, BNI Sekuritas semakin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pasar modal dalam menyediakan solusi korporasi yang terstruktur, akuntabel, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.

Kapabilitas tersebut tercermin dari berbagai penghargaan nasional dan internasional yang diraih BNI Sekuritas sepanjang 2025, antara lain Best Investment Bank dan Best M&A House in Indonesia dari 19th Annual Alpha Southeast Asia Best Financial Institution Award 2025, Best Islamic Finance Sukuk House in Indonesia dari 17th Islamic Finance Awards 2025, Equity Deal of the Year Indonesia dari Asian Banking & Finance Corporate & Investment Banking Awards 2025, serta Indonesia – Best Investment Bank for Equity Capital Market (ECM) 2025 dari Euromoney Awards for Excellence 2025.

“BNI Sekuritas berkomitmen untuk terus mendampingi klien dalam merancang dan mengeksekusi transaksi strategis secara prudent, sesuai regulasi, serta mengedepankan tata kelola dan kepentingan jangka panjang perusahaan,” tutup Ikhsan.

Artikel Terkait

Rosan Sebut Saham BUMN Masih Murah, Yield Dividen di Atas 10%

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai investasi di pasar saham Indonesia masih sangat menarik untuk jangka panjang, terutama karena sejumlah emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

FOLK Dilego 53,5 Juta Saham Harga Diskon, Ada Apa?

PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menyampaikan bahwa Sumber Garam Pratama selaku Pemegang saham , melakukan divestasi sebanyak 53,56 juta saham pada 13 Mei 2026.

GGRP Jadwalkan Dividen Rp339M, Cum 25 Mei 2026

PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp28 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru