back to top

Guyur Dana Segar, Komisaris DRMA Borong 4 Juta Saham di Harga Rp1.020!

EmTrust – Anggota Dewan Komisaris PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), Noel Aelyo Laras Kusuma Negara, dilaporkan telah menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan komponen otomotif tersebut. Langkah ini dilakukan di tengah dinamika pasar modal awal Februari 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan Perseroan, Noel Aelyo melakukan transaksi pembelian sebanyak 4.000.000 unit saham. Transaksi tersebut dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2026 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp1.020 per lembar saham.

Peningkatan Hak Suara Melalui transaksi ini, total kepemilikan saham Noel Aelyo di DRMA meningkat secara signifikan. Sebelum transaksi, ia tercatat memiliki 67.854.100 unit saham atau setara dengan 1,44% hak suara. Pasca-pembelian, porsi kepemilikannya naik menjadi 71.854.100 unit saham atau kini mewakili 1,53% dari total hak suara perusahaan.

Dalam keterangan resminya, manajemen menyebutkan bahwa status kepemilikan atas transaksi ini adalah kepemilikan langsung. Adapun tujuan utama dari aksi beli ini ditegaskan murni untuk kepentingan investasi.

Artikel Terkait

Suspensi Dicabut! Saham NINE Langsung Terbang 8,3 Persen

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Techno9 Indonesia Tbk. (NINE). Dengan keputusan tersebut, saham NINE

CDIA Suntik USD90 Juta ke Perusahaan Pelayaran Milik Prajogo Pangestu

PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melalui anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI), akan menggelontorkan investasi senilai USD90 juta untuk mengambil 40% kepemilikan saham PT Armada Maritim Persada

TPIA Beri Opsi Konversi Saham pada Pinjaman ke Afiliasi

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) mengumumkan transaksi afiliasi yang dilakukan oleh anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), berupa peningkatan fasilitas pinjaman kepada dua perusahaan afiliasi di Singapura dengan total plafon mencapai USD152,25 juta.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru