back to top

Charnic Capital (NICK) Cetak Laba Melejit 1.195% di 2025

Emitentrust.com – PT Charnic Capital Tbk (NICK) membukukan laba bersih sepanjang tahun 2025 sebesar Rp108,27 miliar, melonjak sekitar 1.195% dibandingkan laba 2024 yang sebesar Rp8,36 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan Rabu (18/2) disebutkan lonjakan laba tersebut ditopang oleh melesatnya pendapatan perseroan menjadi Rp110,13 miliar, meroket dari Rp6,43 miliar pada tahun sebelumnya atau tumbuh lebih dari 1.600% secara tahunan (year on year/yoy).

Kontributor utama berasal dari keuntungan investasi portofolio efek yang mencapai Rp95,41 miliar, jauh melampaui capaian 2024 sebesar Rp2,14 miliar.

Dari sisi operasional, laba usaha ikut terdongkrak signifikan menjadi Rp99,03 miliar, dibandingkan Rp2,61 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara laba sebelum pajak tercatat Rp108,59 miliar, sebelum akhirnya menghasilkan laba tahun berjalan Rp108,27 miliar.

Sehingga mendongkrak laba per saham (EPS) dasar menjadi Rp166,27 per saham, melonjak tajam dari Rp12,84 per saham pada 2024.

Dari sisi neraca, total aset perseroan per 31 Desember 2025 mencapai Rp314,43 miliar, naik sekitar 53% dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp205,61 miliar.

Kas dan setara kas tercatat Rp188,62 miliar, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp91,91 miliar. Sementara itu, total ekuitas ikut menguat menjadi Rp311,52 miliar, naik sekitar 53% dari Rp203,49 miliar pada 2024.

Saldo laba juga melonjak signifikan menjadi Rp228,55 miliar dari sebelumnya Rp120,28 miliar, mencerminkan akumulasi keuntungan yang solid sepanjang tahun berjalan.

Di sisi lain, total liabilitas relatif kecil dan terkendali di level Rp2,91 miliar, menunjukkan struktur permodalan yang sangat kuat dengan rasio utang yang rendah.

Artikel Terkait

ASLC Setujui Tebar Dividen dan Buyback Saham 10%

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp1 per saham atau senilai total Rp12,7 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (19/5/2026)

Properti Masih On The Track, Pasar Rumah Second Jadi Kunci

Pasar properti nasional pada tahun ini diproyeksikan tetap berada di jalur positif seiring meningkatnya tren penjualan rumah second atau pasar sekunder di Indonesia. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi momentum baru

Jelang Rights Issue, Penguatan Dollar Jadi Angin Segar CBRE

Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah mulai menjadi sentimen positif bagi emiten perkapalan dan logistik energi yang memiliki pendapatan berbasis dolar AS.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru