Emitentrust.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan penguatan hingga penutupan perdagangan Rabu (25/2/2026). IHSG naik 41,39 poin atau 0,50% ke level 8.322,22.
Kenaikan indeks ditopang oleh delapan sektor yang menguat, sementara tiga sektor lainnya masih berada di zona merah.
Sektor kesehatan memimpin penguatan dengan lonjakan 2,73%, disusul sektor barang konsumen siklikal naik 2,71% dan sektor perindustrian yang menguat 2,21%. Penguatan sektor-sektor tersebut menjadi motor utama reli IHSG hari ini.
Di sisi lain, sektor transportasi menjadi yang paling tertekan setelah turun 1,69%. Sektor keuangan melemah 0,23% dan sektor teknologi turun 0,21%.
Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan total volume mencapai 51,35 miliar saham dan nilai transaksi Rp28,26 triliun. Pergerakan saham relatif berimbang, dengan 336 saham menguat, 335 saham melemah, dan 146 saham stagnan.
Di jajaran saham penguat, Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) melonjak Rp1.700 ke Rp12.000 per lembar. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) naik Rp1.525 menjadi Rp9.150, sementara LIFE menguat Rp850 ke Rp8.400 per saham.
Sebaliknya, saham MLPT terkoreksi Rp975 ke Rp32.000 per lembar. DSSA turun Rp725 menjadi Rp83.700, dan PGUN melemah Rp350 ke Rp10.300 per saham.
Untuk saham teraktif, BIPI diperdagangkan sebanyak 235.048 kali dengan nilai Rp2,12 triliun. Disusul Bumi Resources Tbk (BUMI) sebanyak 129.431 kali senilai Rp1,8 triliun, serta BUVA dengan 94.020 kali transaksi senilai Rp946 miliar.
Pada indeks LQ45, penguatan dipimpin oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang melesat 16,50%. Kemudian Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADMR) naik 6,44% dan XL Axiata Tbk (EXCL) menguat 5,99%.
Sementara itu, tekanan terjadi pada saham Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang turun 3,98%, diikuti Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) melemah 3,80% serta Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 2,74%.


