back to top

Laba POWR Tergerus 4% di 2025, Imbas Serapan PLN

Emitentrust.com – – PT Cikarang Listrindo Tbk (kode saham: POWR) mencatatkan laba bersih sebesar US$72,05 juta sepanjang tahun buku 2025. Raihan ini turun sekitar 4,37% dibandingkan laba bersih 2024 yang sebesar US$75,34 juta.

Meski laba tergerus tipis, perseroan tetap membukukan kinerja operasional yang solid dengan total penjualan neto naik menjadi US$553,49 juta, tumbuh sekitar 1,18% dari tahun sebelumnya sebesar US$547,02 juta.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan Minggu (1/3) disebutkan Kontributor terbesar penjualan masih berasal dari pelanggan industri sebesar US$498,16 juta, sementara penjualan ke PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) tercatat US$55,33 juta, turun dari US$75,87 juta pada 2024.

Laba usaha tercatat sebesar US$105,49 juta, turun dari US$111,32 juta pada tahun sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh kenaikan beban bahan bakar menjadi US$294,81 juta serta beban penyusutan yang mencapai US$61,79 juta.

Selain itu, pendapatan bunga juga turun signifikan menjadi US$17,38 juta dari sebelumnya US$22,96 juta. Di sisi lain, beban pendanaan relatif stabil di kisaran US$26,65 juta.

Alhasil, laba sebelum pajak turun menjadi US$93,32 juta dari US$103,90 juta pada 2024.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar US$1,19 miliar, turun sekitar 10,86% dibandingkan posisi 2024 yang mencapai US$1,33 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya investasi dan deposito berjangka.

Sementara itu, total liabilitas turun signifikan menjadi US$476,47 juta dari US$628,63 juta, terutama karena pelunasan utang wesel senilai US$500 juta meski sempat menerbitkan utang baru sebesar US$350 juta.

Total ekuitas naik menjadi US$714,98 juta dari US$708,04 juta, mencerminkan fundamental yang tetap terjaga.

Arus kas dari aktivitas operasi relatif stabil di angka US$155,25 juta. Perseroan juga tetap royal membagikan dividen tunai sebesar US$66,87 juta sepanjang 2025.

Kas dan setara kas akhir tahun tercatat sebesar US$174,17 juta.

Laba per saham dasar (EPS) tercatat sebesar US$0,0046, turun dari US$0,0048 pada 2024

Artikel Terkait

Timur Tengah Membara, Angkut Tiga Saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,44% atau 36,28 poin ke level 8235 dalam sepekan terakhir 23-27 Februari 2026.

Obligasi RMKE Oversubscribed 2,7 Kali, Capai Rp1,63T

PT RMK Energy Tbk (RMKE IJ), Penawaran Umum Obligasi PT RMK Energy Tbk (RMKE) mendapat sambutan sangat positif dari investor.

Kapitalisasi pasar BEI Drop 1,03% Jadi Rp14.787T Dalam Sepekan

Aktivitas pasar modal Indonesia kembali menggeliat. Selama periode 23–27 Februari 2026, PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru