back to top

OJK Target 75% Emiten Penuhi Free Float Tahun Ini

Emitentrust.com – Anggota Dewan Komisioner OJK sekaligus pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, menegaskan komitmen regulator untuk mendorong peningkatan free float emiten menjadi minimum 15% secara bertahap.

Saat ini, rata-rata free float emiten berada di kisaran 7,5%. OJK bersama Bursa Efek Indonesia tengah memfinalisasi revisi Peraturan I-A yang akan mengatur mekanisme, tahapan, hingga exit policy bagi emiten yang tidak mampu memenuhi ketentuan tersebut.

“Prinsipnya kita sepakat untuk terus meningkatkan besaran free float ke minimum 15%. Akan ada milestone tahun pertama, kedua, dan ketiga,” ujar Hasan.

Dari total sekitar 960 emiten yang tercatat saat ini, OJK menargetkan 70–75% di antaranya sudah mencapai free float 15% pada akhir tahun pertama implementasi aturan baru.

Saat ini, sekitar 60% emiten telah memenuhi batas minimum tersebut. Artinya, regulator berharap ada tambahan sekitar 10–15% emiten yang bisa naik kelas dalam 12 bulan pertama.

Penerapan dilakukan maksimal tiga tahun, dengan evaluasi berkala melalui skema exit policy. Bagi emiten yang benar-benar tidak memungkinkan memenuhi ketentuan, opsi seperti voluntary delisting tetap terbuka dan akan difasilitasi sesuai aturan.

Artikel Terkait

OBAT Gelar RUPST Mei, Buka Peluang Dividen 100% Lagi?

PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) menetapkan jadwal pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 11 Mei 2026 di Harris Hotel & Convention Solo

BCA (BBCA) Diborong Direksi Saat Turun, Sinyal Harga Mau Terbang?

Aksi pembelian saham oleh jajaran manajemen PT Bank Central Asia Tbk tengah menjadi sorotan pasar pada awal 2026. Di tengah volatilitas pasar

4 Saham Cum Dividen Pekan Depan, Ada Yield Tembus 12%!

Empat emiten papan atas hingga menengah di Bursa Efek Indonesia resmi memasuki periode cum dividen pada 20–23 April 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru