Emitentrust.com- Struktur kepemilikan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) masih didominasi pemegang saham pengendali melalui entitas afiliasi keluarga Adikoesoemo, sementara porsi saham publik tetap cukup besar di pasar.
Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 28 Februari 2026, jumlah saham free float AKRA tercatat sebanyak 6,55 miliar saham atau setara 32,65% dari total saham tercatat sebanyak 20,07 miliar saham di Bursa Efek Indonesia.
Dalam struktur pemegang saham, entitas afiliasi keluarga pendiri yakni PT Arthakencana tercatat sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 12,78 miliar saham atau sekitar 63,71%.
Sementara itu, saham treasuri perseroan tercatat sebanyak 273,70 juta saham atau sekitar 1,36% dari total saham beredar.
Dokumen tersebut juga mengungkap bahwa dua tokoh utama keluarga pendiri yakni Soegiarto Adikoesoemo dan Haryanto Adikoesoemo tercatat sebagai pemegang saham langsung sekaligus penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari perseroan.
Selain itu, sejumlah direksi dan komisaris juga memiliki saham dengan porsi relatif kecil.
Di antaranya:
Haryanto Adikoesoemo memegang sekitar 212,60 juta saham (1,06%)
Soegiarto Adikoesoemo memiliki sekitar 145,26 juta saham (0,72%)
Di sisi lain, jumlah investor saham AKRA tercatat meningkat tipis.
Jumlah pemegang saham naik dari 26.231 investor menjadi 26.344 investor hingga akhir Februari 2026.


