back to top

Ada Apa dengan LTLS? Penjualan Naik, Laba Justru Tertekan di 2025

Emitentrust.com – Emiten distribusi bahan kimia, PT Lautan Luas Tbk (LTLS) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang tahun buku 2025.

Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan Perseroan pada 8 Maret 2026 disebutkan LTLS membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp177,05 miliar, turun sekitar 18,47% dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang mencapai Rp217,17 miliar.

Penurunan laba terjadi meski penjualan perusahaan masih mencatat pertumbuhan. Sepanjang 2025, LTLS meraih pendapatan Rp8,79 triliun, meningkat sekitar 13,94% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp7,72 triliun.

Dari sisi operasional, laba usaha tercatat Rp412,69 miliar, sedikit turun dibandingkan Rp428,73 miliar pada 2024.
Selain itu, laba perusahaan juga tertekan oleh beban keuangan yang meningkat menjadi Rp131,76 miliar, dibandingkan Rp106,69 miliar pada tahun sebelumnya.

Tekanan tambahan datang dari bagian rugi entitas asosiasi sebesar Rp44,35 miliar, meningkat signifikan dari rugi Rp12,58 miliar pada 2024.

Akibatnya, laba sebelum pajak turun menjadi Rp238,26 miliar, dari Rp310,89 miliar pada tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset LTLS meningkat menjadi Rp6,68 triliun, naik dari Rp6,06 triliun pada 2024.

Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan piutang usaha menjadi Rp1,39 triliun serta persediaan yang mencapai Rp1,27 triliun.

Sementara itu, total liabilitas perusahaan tercatat Rp3,37 triliun, naik dari Rp2,93 triliun pada tahun sebelumnya.

Adapun ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp3,31 triliun, dibandingkan Rp3,13 triliun pada 2024.

Seiring penurunan laba bersih, laba per saham (EPS) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi Rp99 per saham, dari Rp146 per saham pada tahun sebelumnya.

Meski demikian, total penghasilan komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp274,10 miliar.

Artikel Terkait

Pakuwon Jati (PWON) Jadwalkan Dividen Tunai Rp626M, Cum 22 Juni

Pakuwon Jati Tbk (PWON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

MORA Targetkan 5 Juta Homepass Baru Usai Merger

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX:MORA) menyiapkan langkah ekspansi agresif sepanjang 2026 dengan memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Setelah resmi menyelesaikan penggabungan usaha, perusahaan

Rugi Hampir Rp23M, FLMC Putuskan Nihil Dividen

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru