back to top

Tambah Aset, DEWI Akuisisi Rumah Potong Ayam

Emitentrust.com – PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) mengambil langkah strategis dengan mengakuisisi fasilitas Rumah Potong Ayam (RPA) yang saat ini telah memasuki tahap akhir proses transaksi. Fasilitas yang berlokasi di kawasan Cikarang tersebut berdiri di atas lahan sekitar 1,5 hektar dengan kapasitas pemotongan hingga 15.000 ekor ayam per hari.

Direktur Utama Aditiya Fajar Junus menjelaskan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat integrasi bisnis dari hulu hingga hilir di industri perunggasan.

Menurutnya, kepemilikan fasilitas RPA akan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus membuka peluang diversifikasi usaha melalui pengolahan produk unggas bernilai tambah. Dengan fasilitas ini, proses pemotongan dan pengolahan ayam dapat dilakukan secara lebih terstandarisasi, higienis, serta memenuhi ketentuan keamanan pangan.

Perseroan juga berencana mengembangkan berbagai fasilitas pendukung yang terintegrasi di lokasi tersebut, mulai dari area penirisan ayam, fasilitas pembersihan jeroan, cold storage, blast freezer, mesin marinasi, chiller hingga fasilitas processing untuk mendukung produksi berbagai produk olahan unggas.

Tak berhenti di situ, DEWI juga menyiapkan pembangunan pabrik pengolahan frozen food yang akan memanfaatkan pasokan bahan baku dari fasilitas RPA tersebut. Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat memperluas portofolio produk perseroan, khususnya pada segmen ayam olahan beku yang permintaannya terus meningkat di pasar domestik.

Manajemen menilai langkah hilirisasi ini berpotensi meningkatkan nilai tambah produk sekitar 10% hingga 20% dibandingkan jika perseroan hanya menjual karkas ayam.

Dari sisi perizinan, fasilitas RPA tersebut telah mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi serta sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia. Selain itu, fasilitas tersebut juga telah memperoleh Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV), yang menandakan bahwa fasilitas tersebut memenuhi standar higienitas, sanitasi, dan keamanan pangan sehingga siap beroperasi secara komersial.

Pengembangan fasilitas ini juga sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat melalui penyediaan produk protein hewani yang berkualitas, aman dikonsumsi, dan mudah diakses.

Manajemen DEWI berharap akuisisi serta pengembangan fasilitas tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui diversifikasi produk sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok, sehingga mampu mendorong pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.

Artikel Terkait

Emiten Grup Salim Tangguh! Penjualan INDF dan ICBP Kompak Tumbuh di Tengah Tekanan Rupiah

Dua emiten Grup Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid sepanjang Semester I 2026.

Pyridam Farma (PYFA) Bukukan Pendapatan Naik 16,8%, Rugi Susut 99,4% di Semester I-2026

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mencatatkan perbaikan kinerja operasional yang signifikan sepanjang Semester I 2026. Melansir dari keterbukaan informasi, Perseroan membukukan pendapatan neto sebesar Rp1.617,52 miliar (Rp1,62 triliun),

IHSG Akhiri Juli Nanjak ke Level 6.236, Reli Sepekan Capai 3,44%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/7/2026). IHSG menguat 0,80% ke level 6.236,12, sekaligus menutup perdagangan sepanjang Juli 2026 dengan kinerja positif.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru