back to top

AMMN dan BRPT Ambruk, IHSG Ditutup Anjlok 1,61% ke Level 7.022

Emitentrust.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Senin (16/3/2026). IHSG melemah 114,92 poin atau 1,61% ke level 7.022,28 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pelemahan indeks terjadi karena mayoritas sektor mengalami koreksi. Dari total indeks sektoral, hanya dua sektor yang berhasil bertahan di zona hijau, sementara sembilan sektor lainnya terkoreksi.

Sektor yang masih mencatat penguatan adalah sektor perindustrian yang naik 0,21% serta sektor kesehatan yang menguat 0,13%.

Sebaliknya, pelemahan terdalam dialami sektor properti yang turun 2,28%. Disusul sektor energi yang terkoreksi 2,24% serta sektor barang baku yang melemah 1,82%.

Aktivitas perdagangan saham di bursa tercatat cukup ramai dengan total volume mencapai 31,65 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp15,77 triliun.

Sejumlah saham yang mencatat kenaikan harga antara lain PT Emas Antam Indonesia Tbk (EMAS) yang naik Rp1.375 menjadi Rp9.075 per saham. Disusul PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang menguat Rp800 menjadi Rp6.450 per saham serta PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang naik Rp560 menjadi Rp2.820 per saham.

Di sisi lain, saham yang mengalami penurunan harga antara lain PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun Rp5.375 menjadi Rp61.550 per saham. Kemudian PT DCI Indonesia Tbk (DCII) melemah Rp3.275 menjadi Rp197.525 per saham serta PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang turun Rp2.050 menjadi Rp15.800 per saham.

Untuk saham teraktif diperdagangkan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat frekuensi transaksi sebanyak 58.987 kali dengan nilai Rp688 miliar. Disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak 55.402 kali senilai Rp864 miliar serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebanyak 47.050 kali dengan nilai transaksi Rp558 miliar.

Di indeks LQ45, saham dengan penguatan terbesar dipimpin oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang melonjak 10,28%. Disusul PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang naik 7,03% serta PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang menguat 3,63%.

Sebaliknya, saham dengan penurunan terdalam di LQ45 dipimpin oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang anjlok 8,89%. Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melemah 8,76% serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun 8,03%.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru