back to top

Emiten Sawit Haji Isam Bukukan Laba Rp159M, Melonjak 101% di 2025

Emitentrust.com- Emiten sawit milik Haji Isam PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) sepanjang 2025 membukukan laba bersih Rp159,30 miliar, melonjak sekitar 101% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp79,18 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan hingga 31 Desember 2025, lonjakan laba tersebut didorong oleh peningkatan penjualan dan perbaikan kinerja operasional perusahaan.

Penjualan bersih PGUN tercatat Rp792,72 miliar, naik dari Rp738,56 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Seiring kenaikan penjualan, laba bruto perseroan juga meningkat menjadi Rp277,30 miliar dari sebelumnya Rp218,91 miliar.

Kinerja operasional pun ikut terdongkrak. Laba usaha PGUN tercatat Rp224,41 miliar, melonjak dari Rp150,69 miliar pada 2024. Sementara itu, laba sebelum pajak meningkat signifikan menjadi Rp199,15 miliar, dibandingkan Rp101,82 miliar pada tahun sebelumnya.

Dengan capaian tersebut, laba per saham dasar perseroan ikut melonjak menjadi Rp27,76 per saham, dari sebelumnya Rp13,80 per saham.

Di sisi neraca, perseroan juga berhasil menurunkan beban utang. Total liabilitas PGUN turun menjadi Rp602,11 miliar hingga akhir 2025, dari Rp846,24 miliar pada 2024.

Sementara itu, total aset perseroan tercatat Rp2,52 triliun, sedikit turun dibandingkan posisi Rp2,63 triliun pada akhir tahun sebelumnya.

Artikel Terkait

DOID Siapkan Rp104M untuk Buyback Saham

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan menyiapkan dana

INDY Terbitkan Utang USD100 Juta Buat Garap Tambang Emas di Sulsel

PT Indika Energy Tbk. (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior senilai USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.

FOOD Minta Restu! Lepas Kantor di Equity Tower Rp18M

PT Sentra Food Indonesia Tbk. berencana melakukan transaksi afiliasi sekaligus transaksi material senilai Rp18 miliar melalui entitas anak usahanya, PT Kemang Food Industries (KFI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru