back to top

Emiten Migas Milik Hapsoro (RAJA) Catat Laba Naik Tipis di 2025

Emitentrust.com – Emiten migas milik Hapsoro, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), sepanjang 2025 mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai USD27,24 juta, tumbuh 6,6% dibandingkan USD25,55 juta pada tahun sebelumnya.

Kenaikan laba bersih ini terjadi di tengah tekanan pada kinerja operasional. Laba usaha justru turun menjadi USD39,86 juta dari USD48,38 juta, tergerus lonjakan beban umum dan administrasi yang naik menjadi USD25,31 juta serta beban lain-lain yang melonjak tajam ke USD9,83 juta.

Dari sisi pendapatan, RAJA membukukan USD266,66 juta, naik dari USD254,47 juta di 2024. Laba bruto juga meningkat menjadi USD72,15 juta dari USD69,25 juta, mencerminkan pertumbuhan bisnis inti yang tetap solid.

Menariknya, lonjakan laba sebelum pajak yang mencapai USD49,54 juta dari USD44,21 juta ditopang oleh kenaikan signifikan kontribusi laba dari entitas asosiasi, yang melonjak menjadi USD19,74 juta dari USD6,15 juta.

Di sisi neraca, RAJA mencatat ekspansi besar dengan total aset naik signifikan menjadi USD477,63 juta dari USD331,35 juta. Namun, liabilitas juga ikut meningkat cukup tajam menjadi USD221,69 juta dari USD159,48 juta.

Artikel Terkait

CDIA Suntik USD90 Juta ke Perusahaan Pelayaran Milik Prajogo Pangestu

PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melalui anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI), akan menggelontorkan investasi senilai USD90 juta untuk mengambil 40% kepemilikan saham PT Armada Maritim Persada

TPIA Beri Opsi Konversi Saham pada Pinjaman ke Afiliasi

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) mengumumkan transaksi afiliasi yang dilakukan oleh anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), berupa peningkatan fasilitas pinjaman kepada dua perusahaan afiliasi di Singapura dengan total plafon mencapai USD152,25 juta.

NCKL Bagikan Dividen Rp2,69T, Cum Dividen 8 Juli

PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) resmi menetapkan jadwal pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp42,64 per saham atau senilai total Rp2,685 triliun. Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru