back to top

IHSG Rebound! Semua Sektor Kompak Hijau di Sesi I

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan ditutup menguat signifikan pada perdagangan sesi I, Rabu (1/4/2026). IHSG naik 102,46 poin atau 1,45% ke level 7.150,68.

Kenaikan ini didorong oleh penguatan seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI), menandai kembalinya optimisme investor setelah tekanan yang terjadi dalam beberapa hari sebelumnya.

Sektor barang konsumen siklikal menjadi motor utama penguatan dengan kenaikan 3,72%. Disusul sektor barang baku yang naik 3,35% serta sektor transportasi yang menguat 2,80%.

Dari sisi perdagangan, volume transaksi mencapai 17,37 miliar saham dengan nilai Rp8,64 triliun. Sebanyak 489 saham menguat, 196 saham melemah, dan 128 saham stagnan, mencerminkan dominasi aksi beli di pasar.

Beberapa saham mencatatkan kenaikan signifikan, di antaranya DSSA yang naik Rp825 menjadi Rp66.825 per saham, ARKO yang menguat Rp550 ke Rp6.425, serta SRAJ yang naik Rp425 menjadi Rp15.450 per saham.

Sementara itu, tekanan masih terjadi pada sejumlah saham seperti ITMG yang turun Rp1.450 menjadi Rp28.150 per saham, POLU melemah Rp975 ke Rp14.975, serta DATA yang terkoreksi Rp450 menjadi Rp2.560 per saham.

Untuk saham teraktif, Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) mencatatkan frekuensi transaksi tertinggi sebanyak 42.375 kali senilai Rp96 miliar. Disusul Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) sebanyak 32.678 kali senilai Rp201,7 miliar, serta Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebanyak 28.155 kali senilai Rp570 miliar.

Di indeks LQ45, saham-saham yang mencatatkan penguatan (top gainers) dipimpin oleh Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang melonjak 7,83%, diikuti Vale Indonesia Tbk (INCO) yang naik 7,01%, serta Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang menguat 6,32%.

Sebaliknya, saham yang menjadi penekan (top losers) antara lain AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang turun 4,98%, Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melemah 4,88%, serta Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang terkoreksi 4,66%.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru