Emitentrust.com – PT Indointernet Tbk (EDGE) resmi mengumumkan rencana go private dan delisting dengan harga tender offer fantastis, yakni Rp11.500 per saham melonjak jauh di atas harga pasar.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, manajemen EDGE menegaskan harga tersebut mengandung premi jumbo hingga 141,2% dibandingkan rata-rata harga tertinggi dalam 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPS, yang hanya berada di level Rp4.768 per saham.
Harga Rp11.500 per saham juga disebut telah memenuhi ketentuan regulator, sesuai aturan yang berlaku di OJK.
Dalam aksi ini, pemegang saham pengendali Digital Edge akan menjadi pihak yang menyerap saham publik. Total saham yang dibidik mencapai 159,59 juta lembar, atau setara 7,90% dari total saham beredar.
Manajemen memastikan, aksi korporasi ini bukan sekadar rencana di atas kertas. Dana untuk tender offer disebut sudah siap dan berasal dari kas internal, sehingga proses akuisisi saham publik dipastikan bisa berjalan lancar.
Jika aksi go private dan delisting ini disetujui dalam RUPSLB, serta tender offer rampung, maka EDGE akan resmi berubah menjadi perusahaan tertutup.
Sebagai informasi, EDGE mencatatkan sahamnya di BEI (IPO) pada 8 Februari 2021 sebanyak 80.810.000 Saham atau 20,00% saham dari modal disetor penuh pada harga Rp7.375 per saham.
Dana yang diraup dari IPO tersebut senilai Rp595.973.750.000 dan bsrtindak ssbagai Penjamin Emisi Utama PT. BCA Sekuritas


