Emitentrust.com – PT Mulia Boga Raya Tbk (kode saham: KEJU), produsen keju dengan merek unggulan PROCHIZ, membuktikan ketahanan bisnisnya dengan membagikan dividen jumbo di tengah gejolak ekonomi global. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perseroan menetapkan pembagian dividen sebesar 50,09% dari laba bersih tahun buku 2025.
Berdasarkan keputusan tersebut, KEJU akan membagikan dividen tunai sebesar Rp16 per saham atau setara Rp89,88 miliar. Dividen ini dijadwalkan cair pada 13 Mei 2026 kepada pemegang saham yang tercatat pada 1 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
Selain dividen, perseroan juga menyisihkan Rp200 juta sebagai cadangan wajib sesuai regulasi, sementara sisa laba sekitar Rp89,35 miliar akan dimasukkan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.
Dari sisi kinerja, KEJU mencatatkan pertumbuhan yang solid sepanjang 2025. Laba bersih naik 22,1% menjadi Rp179,44 miliar, dibandingkan Rp146,88 miliar pada tahun sebelumnya. Penjualan bersih juga meningkat 19,1% menjadi Rp1,50 triliun dari Rp1,26 triliun pada 2024.
Direktur Utama Indrasena Patmawidjaja menyebut pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan konsumsi, termasuk dari program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang turut mendorong permintaan produk keju di pasar domestik.
Memasuki 2026, KEJU menyiapkan strategi ekspansi agresif. Perseroan akan memperkuat distribusi di kanal general trade (GT) dan modern trade (MT), memperluas kategori produk snacking, serta memperkuat kemitraan di sektor food service melalui konsep ONEGARUDAFOOD.
Tak hanya itu, KEJU juga membidik pasar internasional dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara dan penjajakan pasar baru di luar kawasan tersebut. Untuk menopang pertumbuhan, perseroan akan mulai mengoperasikan pabrik baru di Sumedang pada Juli 2026 yang diharapkan meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan.
Manajemen juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat brand equity dan meningkatkan penetrasi konsumsi keju di Indonesia, seiring dengan upaya pengembangan sumber daya manusia melalui program pelatihan dan kepemimpinan.


