Emitentrust.com – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan kinerja yang masih tertekan pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp144,70 miliar hingga 31 Maret 2026, meningkat 65,6% dibandingkan rugi bersih Rp87,40 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Kamis, pendapatan usaha WSBP relatif stagnan dengan kenaikan tipis 0,10% menjadi Rp395,09 miliar dari Rp394,70 miliar pada kuartal I-2025.
Namun, beban pokok pendapatan melonjak 8,85% menjadi Rp345,70 miliar dari Rp317,59 miliar. Kenaikan beban ini menekan laba kotor yang anjlok 35,96% menjadi Rp49,38 miliar dari sebelumnya Rp77,11 miliar.
Di sisi operasional, beban usaha juga meningkat signifikan sebesar 20,5% menjadi Rp116,75 miliar dari Rp96,89 miliar. Kondisi ini memperlebar rugi sebelum pajak yang melonjak 240,6% menjadi Rp67,36 miliar 0 Rp19,78 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi neraca, total liabilitas perseroan tercatat naik tipis 0,6% menjadi Rp5,05 triliun per 31 Maret 2026, dibandingkan Rp5,02 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, total aset mengalami penurunan 3,6% menjadi Rp2,94 triliun dari Rp3,05 triliun.


