back to top

Bank di FCA Ini Cetak Laba Melonjak! Kredit Ngebut 49% di Kuartal I-2026

Emitentrust.com – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk (BEKS) pada kuartal I-2026 menunjukkan perbaikan, tercermin dari pertumbuhan laba bersih dan ekspansi kredit yang cukup agresif.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2026 yang dipublikasikan disebutkan, BEKS k mencatat laba bersih sebesar Rp4,35 miliar per 31 Maret 2026, meningkat 25,6% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,46 miliar. Kenaikan ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih serta peningkatan pendapatan operasional lainnya.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit (pihak ketiga) mencapai Rp5,38 triliun, tumbuh 49,0% yoy dibandingkan posisi Rp3,61 triliun pada Maret 2025. Secara year-to-date (ytd), kredit juga naik sekitar 10,0% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp4,89 triliun.

Sejalan dengan itu, pendapatan bunga bank tercatat Rp178,03 miliar atau melonjak 41,9% yoy, sementara beban bunga ikut meningkat menjadi Rp120,41 miliar. Alhasil, pendapatan bunga bersih naik menjadi Rp57,62 miliar dari sebelumnya Rp47,10 miliar.

Dari sisi profitabilitas operasional, laba operasional bersih mencapai Rp11,27 miliar, melonjak signifikan dari Rp3,25 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun, beban operasional—terutama biaya tenaga kerja dan administrasi—masih menjadi penekan utama kinerja.

Sementara itu, total aset Bank Banten tercatat Rp10,11 triliun atau naik tipis sekitar 0,6% secara ytd dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp10,00 triliun.

Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) berada di kisaran Rp6,86 triliun, menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode sebelumnya, seiring meningkatnya kepercayaan nasabah.

Meski mencatat laba, bank masih membukukan rugi komprehensif sebesar Rp15,92 miliar, terutama dipengaruhi oleh kerugian dari komponen penghasilan komprehensif lain seperti perubahan nilai wajar efek dan kerugian aktuarial.

Secara keseluruhan, kinerja kuartal I-2026 mencerminkan perbaikan fundamental Bank Banten, khususnya dari sisi ekspansi kredit dan pertumbuhan laba, meski tantangan efisiensi dan stabilitas laba komprehensif masih perlu diperhatikan.

Pada perdagangan akhir prkan Jumat (24/4) saham BEKS bertengger di FCA pada level Rp28.

Artikel Terkait

Emiten Grup Salim Tangguh! Penjualan INDF dan ICBP Kompak Tumbuh di Tengah Tekanan Rupiah

Dua emiten Grup Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid sepanjang Semester I 2026.

Pyridam Farma (PYFA) Bukukan Pendapatan Naik 16,8%, Rugi Susut 99,4% di Semester I-2026

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mencatatkan perbaikan kinerja operasional yang signifikan sepanjang Semester I 2026. Melansir dari keterbukaan informasi, Perseroan membukukan pendapatan neto sebesar Rp1.617,52 miliar (Rp1,62 triliun),

IHSG Akhiri Juli Nanjak ke Level 6.236, Reli Sepekan Capai 3,44%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/7/2026). IHSG menguat 0,80% ke level 6.236,12, sekaligus menutup perdagangan sepanjang Juli 2026 dengan kinerja positif.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru