back to top

Kuartal I-2026, Rugi CCSI Bengkak 43 Persen Meski Pendapatan Naik

Emitentrust.com – PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) pada kuartal I-2026 mencatat pendapatan naik 31% menjadi Rp77,31 miliar, dibandingkan Rp58,79 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun rugi bersih justru melebar sekitar 43% menjadi Rp6,09 miliar, dari rugi Rp4,29 miliar pada kuartal I-2025.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026, lonjakan pendapatan tersebut belum mampu menahan tekanan dari sisi beban. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp66,08 miliar, sehingga laba bruto masih relatif tipis di level Rp11,23 miliar.

Dari sisi operasional, perseroan masih menghadapi tekanan biaya yang cukup signifikan. Beban usaha serta beban keuangan turut menekan kinerja, sehingga laba sebelum pajak berbalik negatif menjadi rugi Rp7,88 miliar, dibandingkan laba sebelum pajak Rp6,41 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Setelah memperhitungkan pajak, rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp6,09 miliar. Rugi per saham dasar pun tercatat sekitar Rp0,003.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat Rp766,56 miliar per 31 Maret 2026, sedikit menurun dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp812,38 miliar. Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp206,20 miliar dari sebelumnya Rp254,19 miliar.

Pada perdagangan hari ini Rabu (6/5) saham CCSI naik 2,24 persen ke level Rp274.

Artikel Terkait

Begini Strategi Bank Raya (AGRO) Dorong Circular Economy dan Transaksi Digital

PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya), bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, kembali menghadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2 yang berlangsung pada 6–7 Agustus 2026 di Island Hall, Lantai Dasar Menara BRILiaN, Jakarta.

Direktur AKRA Beruntun Lepas Jutaan Saham Harga Pasar, Ada Apa?

Direktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), Bambang Soetiono S., melakukan aksi divestasi dengan menjual sebanyak 2.740.800 saham perseroan dalam serangkaian transaksi pada 3–4 Agustus 2026.

BEI Kembali Minta Penjelasan Emiten Haji Isam (JARR) Soal Transaksi CPO Duta Palma Group

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), emiten sawit milik pengusaha Haji Isam, memberikan penjelasan resmi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atas permintaan klarifikasi terkait dugaan persoalan transaksi crude palm oil (CPO)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru