Emitentrust com – PT Indika Energy Tbk. (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior senilai USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.
Dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan difokuskan untuk pengembangan proyek tambang emas milik Perseroan di Sulawesi Selatan.
Dalam keterangannya tertanggal 18 Mei 2026, manajemen INDY menyampaikan bahwa surat utang baru tersebut dijamin secara tanpa syarat dan tidak dapat ditarik kembali oleh sejumlah anak usaha Perseroan.
Entitas yang memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee) meliputi PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, serta Tripatra (Singapore) Pte. Ltd.. Selain itu, Perseroan dan anak usaha penjamin juga memberikan gadai saham terkait penerbitan surat utang tersebut.
INDY menyebut seluruh dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan secara eksklusif untuk membiayai belanja modal proyek tambang emas pada konsesi milik PT Masmindo Dwi Area di Sulawesi Selatan.
PT Masmindo Dwi Area merupakan anak usaha yang dimiliki penuh oleh INDY.
INDY menegaskan langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi bisnis jangka panjang Indika Energy untuk mengurangi ketergantungan terhadap bisnis batu bara dan memperluas portofolio usaha ke sektor non-batubara, termasuk pertambangan emas.
manajemen juga menjelaskan bahwa pemberian jaminan perusahaan dan gadai saham oleh anak usaha tergolong transaksi afiliasi sesuai POJK 42/2020.
Namun, transaksi tersebut hanya wajib dilaporkan kepada OJK dan tidak memerlukan persetujuan pemegang saham karena dilakukan antar perusahaan terkendali dengan kepemilikan minimal 99%.
Sementara itu, penerbitan surat utang USD100 juta ini tidak dikategorikan sebagai transaksi material karena nilainya masih di bawah 20% dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025.


