back to top

IDEA Jadwalkan Pembagian Dividen Minimalis!

Emitentrust.com – PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp531,22 juta kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Pembagian dividen tersebut setara Rp0,5 per saham dan telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 5 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, total dana yang disiapkan untuk pembayaran dividen mencapai Rp531.218.750. Dividen tersebut akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Adapun jadwal perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 15 Juni 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 17 Juni 2026.

Sementara itu, cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 18 Juni 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 19 Juni 2026. Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen kepada pemegang saham pada 9 Juli 2026.

Keputusan pembagian dividen tersebut ditopang oleh kinerja keuangan Perseroan sepanjang tahun 2025. Hingga 31 Desember 2025, IDEA membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp2,77 miliar.

Selain itu, Perseroan mencatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp2,34 miliar dengan total ekuitas mencapai Rp62,81 miliar.

Artikel Terkait

Semua Sektor Rontok! IHSG Ambruk Hampir 2% di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (24/7/2026), memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut. IHSG merosot 118 poin atau 1,88% ke level 6.196,43

Pengendali FAPA Jual 5,31 Juta Saham, Raup Rp38,56 Miliar

Pemegang saham pengendali PT FAP Agri Tbk (FAPA), Prinsep Indo Hld, melakukan aksi divestasi dengan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan.

ASMI Siapkan Buyback Saham Rp17,92 Miliar

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan menyiapkan dana maksimal Rp17,92 miliar, termasuk biaya perantara

Populer 7 Hari

Berita Terbaru