back to top

Dividen Ditiadakan, GZCO Fokus Perbaiki Keuangan

Emitentrust.com – PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026.

RUPS GZCO dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 4.171.883.200 saham atau sekitar 72,18% dari total saham dengan hak suara yang sah, sehingga rapat dinyatakan memenuhi kuorum.

Dalam agenda penggunaan laba bersih, pemegang saham menyetujui bahwa perusahaan tidak membagikan dividen karena saldo laba masih dalam kondisi defisit.

Keputusan ini menjadi salah satu poin utama RUPST, di mana seluruh pemegang saham menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi dan Rekan dengan opini “Wajar Tanpa Pengecualian”.

Selain itu, RUPS juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengelolaan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Pada agenda lain, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, serta menetapkan honorarium auditor tersebut.

RUPS juga menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji, honorarium, dan tunjangan bagi Direksi dan Komisaris untuk tahun buku 2026.

Susunan manajemen GZCO tidak mengalami perubahan. Kreisna Dewantara Gozali tetap menjabat sebagai Presiden Direktur hingga 2028, didampingi Andrew Michael Vincent, Jamal Rosyidin Hakki, dan Marvin Herbert Wibisono sebagai Direksi.

Sementara itu, Tjandra Mindharta Gozali tetap menjabat sebagai Presiden Komisaris bersama Harijanto dan Jazid sebagai anggota Dewan Komisaris hingga periode yang sama.

Pada perdagangan hari ini Jumat (612/6) saham GZCO naik 6,62 persen ke level Rp145 per lembar.

Sebagai informasi, PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) sukses membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp107,6 miliar sepanjang tahun buku 2025. Capaian positif tersebut meroket sekitar 72,41% dibandingkan perolehan laba pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp62,41 miliar.

Akan tetapi PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) mencatatkan kerugian bersih pada laporan Kuartal I 2026 rugi sebesar Rp4,86 miliar, berbalik dari laba Rp6,67 miliar pada periode yang sama di 2025.

Artikel Terkait

RUPO WIKA Gagal Capai Kuorum, Usulan Tidak Disetujui

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) belum berhasil memperoleh persetujuan pemegang obligasi dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 yang digelar pada 4 Juni 2026.

TIFA Bagikan Dividen Rp4 per Saham

PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp4 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

BRI (BBRI) Buyback Saham Rp500 Miliar, Mulai Hari Ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham senilai maksimal Rp500 miliar sebagai bagian dari kebijakan menjaga stabilitas pasar modal di tengah kondisi pasar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru