back to top

CNKO Gerak Cepat! Suntik Modal Dua Anak Usaha Sekaligus

Emitentrust.com – PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) melakukan transaksi afiliasi berupa peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada dua perusahaan terkendali melalui entitas anak usaha.

Manajeme CNKO meyampaikan pada 10 Juni 2026, anak usaha CNKO yaitu PT Energi Batubara Indonesia (EBI) telah menyelesaikan penambahan modal pada PT Korporindo Guna Bara (KGB) sebesar Rp18 miliar. Dengan aksi tersebut, modal ditempatkan dan disetor KGB meningkat menjadi Rp62,51 miliar, dengan kepemilikan EBI mencapai 99,76%.

Selain itu, EBI juga melakukan peningkatan modal pada PT Trans Lintas Segara (TLS) sebesar Rp32 miliar. Setelah transaksi tersebut, modal ditempatkan dan disetor TLS naik menjadi Rp281,61 miliar, dengan kepemilikan EBI mencapai 99,99%.

Perseroan menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak tergolong transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 karena tidak melebihi 10% dari total aset perusahaan. Oleh karena itu, transaksi juga dikecualikan dari kewajiban prosedur transaksi afiliasi tertentu sesuai ketentuan POJK yang berlaku.

CNKO menyampaikan bahwa aksi korporasi ini tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Pada perdagangan hari ini Jumat (612/6) saham CNKO di papan FCA naik8,33 persen ke level Rp39 per lembar.

CNKO bergerak di sektor Energi, dengan fokus utama pada pertambangan batu bara, perdagangan batu bara, serta pengembangan dan pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Artikel Terkait

MDKA Putuskan Audit Laporan Keuangan Semester I-2026

PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) memutuskan untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Interim untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Harga Emas Antam Selasa ini Turun Rp9.000 per Gram

Harga emas Aneka Tambang pada Selasa ini (28/7) turun Rp9.000 per gram ini sedangkan harga buyback turun Rp9.000 per gram.

ARKO Amankan Dana Rp450M, Buat Lunasi Obligasi Hijau

PT Arkora Hydro Tbk. (ARKO) mengungkapkan bahwa memperoleh fasilitas pinjaman dengan plafon maksimal Rp450 miliar dari PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru