back to top

INPS Rombak Total Manajemen, Pemegang Saham Baru Ambil Alih Kendali

Emitentrust.com – PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) resmi melakukan perombakan besar-besaran dalam struktur manajemen dan kepemilikan perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 11 Juni 2026.

Rapat tersebut dihadiri pemegang saham yang mewakili 569,89 juta saham atau 87,68% dari total saham berhak suara, sehingga telah memenuhi kuorum dan sah mengambil keputusan.

Dalam keputusan utama, pemegang saham menyetujui perubahan total jajaran Direksi dan Dewan Komisaris, sekaligus menetapkan manajemen baru dengan masa jabatan lima tahun ke depan.

Posisi Direktur Utama kini resmi dijabat oleh Muhammad Reagy Sukmana, didampingi oleh Budiarto Santoso dan Jerry Erfansyah sebagai Direktur. Sementara itu, posisi Komisaris Utama dipegang oleh Gloria Jaya Tarigan, serta Hartanto Kurniawan sebagai Komisaris Independen.

Selain perombakan manajemen, RUPSLB juga menyetujui penambahan kegiatan usaha baru berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Penambahan ini mencakup sektor pergudangan, perdagangan bahan bakar dan bahan berbahaya, serta kegiatan perusahaan induk (holding).

Langkah strategis lain yang disetujui adalah perubahan struktur kepemilikan pengendali. Kini, PT Graha Inti Guna Persada resmi menjadi pemegang saham pengendali baru INPS dengan kepemilikan sebanyak 568,61 juta saham, yang mendominasi struktur modal perusahaan.

Selain itu, perseroan juga mengumumkan perubahan domisili kantor pusat dari Jakarta Utara ke Menara Jakarta Tower Fortune, Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari penataan ulang operasional perusahaan.

Manajemen INPS menegaskan bahwa seluruh perubahan tersebut akan dituangkan dalam akta notaris dan dilaporkan kepada Kementerian Hukum dan HAM sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada perdagangan hari ini Senin (15/6) saham INPS stagnan di level level Rp700.

Seperti diketahui, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) resmi memiliki pengendali baru yaitu PT Graha Inti Guna Persada (GIG). GIG mengakuisisi 87,48% saham INPS atau sebanyak 568.613.000 lembar saham dengan nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp50,5 miliar.

Artikel Terkait

BTN Cetak Laba Konsolidasi Rp1,85T, per Mei 2026, Naik 54,37%

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja konsolidasi yang positif hingga Mei 2026. Perseroan bersama entitas anak, Bank Syariah Nasional (BSN), berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar

HSG Ditutup Melesat 4,12%, Seluruh Sektor Kompak Menghijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (15/6/2026) dengan lonjakan signifikan lebih dari 4 persen. IHSG naik 247,31 poin atau 4,12 persen ke level 6.254,97, ditopang penguatan di seluruh sektor.

Pakuwon Jati (PWON) Jadwalkan Dividen Tunai Rp626M, Cum 22 Juni

Pakuwon Jati Tbk (PWON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru