back to top

KDTN Absen Bagi Dividen, Laba 2025 Rp2M Buat Modal Kerja

Emitentrust.com – PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba tahun berjalan 2025 sebesar Rp2,04 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp50 juta disisihkan sebagai dana cadangan wajib, sementara sisanya sebesar Rp1,99 miliar dibukukan sebagai tambahan modal kerja untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha Perseroan.

RUPST dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 1,07 miliar saham atau 86,06% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Seluruh mata acara rapat memperoleh persetujuan bulat dari pemegang saham yang hadir.

Selain menyetujui penggunaan laba, pemegang saham juga mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini “Wajar Dalam Semua Hal yang Material”. Rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Dalam agenda lainnya, Perseroan melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp37,5 miliar yang telah terserap 100%. Dana tersebut digunakan untuk biaya IPO sebesar Rp3,94 miliar, pembangunan Xpress Hotel Rp25,84 miliar, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi Rp1 miliar, pembangunan Family Suite Rp2,22 miliar, serta modal kerja Rp4,49 miliar.

Rapat juga menyetujui pemutakhiran data pemegang saham sesuai ketentuan Permenkum Nomor 49 Tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, pemegang saham utama Perseroan terdiri dari PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk sebanyak 300 juta saham, PT Intan Perdana Sukses sebanyak 300 juta saham, PT Putrasakti Mandiri sebanyak 475,5 juta saham, serta kepemilikan masyarakat di bawah 5% sebanyak 174,52 juta saham.

Pada perdagangan hari ini Kamis (18/6) saham KDTN turun 1,33 persen ke level Rp740.

Artikel Terkait

Begini Kinerja Emiten Tambang Emas Grup Bakrie (BRMS) di Kuartal II-2026

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membukukan laba bersih sebesar US$13,28 juta pada semester I-2026, turun 40,34% dibandingkan US$22,27 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

WIKA Gedung (WEGE) Boncos! Pendapatan Anjlok 55,4%, Berbalik Rugi Rp89,89M di Semester I

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) membukukan rugi bersih sebesar Rp89,89 miliar pada semester I 2026. Kinerja ini berbalik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mencatat laba bersih Rp400,19 juta,

CHIP Bukukan Laba Rp4,36 Miliar, Naik 41,75% pada Semester I-2026

PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,36 miliar pada semester I-2026, meningkat 41,75% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan laba bersih sebesar Rp3,08 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru