back to top

APIC Sepakat Simpan Laba 2025 Rp97,8M untuk Operasional dan Ekspansi

Emitentrust.com – PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025 meskipun Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp97,85 miliar. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 19 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih dengan mengalokasikan sebesar Rp5 miliar sebagai dana cadangan. Sementara sisanya senilai Rp92,85 miliar dibukukan sebagai laba ditahan guna menunjang kegiatan operasional Perseroan ke depan.

Selain menyetujui penggunaan laba, pemegang saham juga menerima dan mengesahkan Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Andi Ruswandi Wisnu dan Rekan. Rapat sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Pada agenda perubahan pengurus, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk masa jabatan lima tahun hingga RUPS Tahunan tahun 2031. Susunan Direksi tetap dipimpin Jon Adijaya sebagai Direktur Utama dan Wiyana sebagai Direktur. Sementara Dewan Komisaris dipimpin Agus Herlambang sebagai Komisaris Utama dengan Leon Tangi sebagai Komisaris Independen.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham juga memberikan persetujuan kepada Direksi untuk mengalihkan, melepaskan hak, atau menjadikan sebagian maupun seluruh aset Perseroan sebagai jaminan utang dalam rangka memperoleh fasilitas pendanaan, termasuk penerbitan efek bersifat utang dan/atau sukuk, refinancing, maupun perpanjangan fasilitas pembiayaan bagi Perseroan dan entitas anak.

Pada perdagangan Selasa (23/6/2026), saham APIC turun 4 persen ke level Rp600.

Artikel Terkait

Jelang Pengumuman MSCI, IHSG Ditutup Merah!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (23/6/2026). IHSG kembali terkoreksi 15,35 poin atau 0,25% ke level 6.101,33

Bos Besar Astra International Borong Saham ASII Harga Pasar, Sinyal Apa?

PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan Presiden Komisaris Perseroan, Prijono Sugiarto, menambah kepemilikan sahamnya di emiten otomotif dan konglomerasi tersebut melalui transaksi pembelian di pasar.

Gudang Garam (GGRM) Putuskan Dividen Rp1,53T Setara Rp800 per Lembar

PT Gudang Garam Tbk (GGRM), menetapkan penggunaan sebagian laba perseroan untuk tahun buku 2025 sebesar Rp1.539,27 miliar sebagai dividen, atau Rp800 per lembar saham

Populer 7 Hari

Berita Terbaru