back to top

Emiten Hermanto Tanoko (CLEO) Setujui Dividen Rp60M

Emitentrust.com – PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) emiten Hermanto Tanoko menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp60 miliar atau Rp2,5 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 Juni 2026.

Dividen yang dibagikan setara sekitar 15,71% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp381,82 miliar sepanjang tahun 2025. Perseroan akan membagikan dividen kepada pemegang 24 miliar saham yang beredar.

Selain dividen, pemegang saham juga menyetujui pembentukan dana cadangan umum sebesar Rp1 miliar. Adapun sisa laba bersih sebesar Rp320,82 miliar akan dibukukan sebagai saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya untuk mendukung pengembangan usaha Perseroan.

RUPST yang dihadiri pemegang saham mewakili 18,71 miliar saham atau 77,95% dari total saham dengan hak suara yang sah tersebut juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Pada agenda lainnya, pemegang saham memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik Independen yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026 serta menetapkan honorarium dan tunjangan Direksi maupun Dewan Komisaris.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk menyesuaikan dengan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Perubahan tersebut mencakup penyesuaian ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan, antara lain industri air kemasan, industri minuman ringan, produksi es, perdagangan besar minuman non-alkohol, serta aktivitas kantor pusat.

Adapun jadwal yang telah ditetapkan, cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 30 Juni 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 1 Juli 2026. Adapun investor yang berhak menerima dividen adalah pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 2 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.

Selanjutnya, cum dividen di pasar tunai akan berlangsung pada 2 Juli 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 3 Juli 2026. Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen kepada para pemegang saham pada 22 Juli 2026.

Pada perdagangan Rabu (24/6/2026), saham CLEO turun 2,63 persen ke level Rp370 per saham.

Artikel Terkait

MSCI Coret GOTO, CPIN Turun Kelas, Mirae Ungkap Potensi Outflow Hingga Rp1T

Hasil MSCI August 2026 Index Review dinilai memberikan tekanan bagi pasar saham Indonesia. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan perubahan indeks tersebut dapat memicu arus dana keluar hingga Rp1 triliun,

GOTO Angkat Bicara soal Didepak MSCI, Sebut Bukan karena Kinerja

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) buka suara setelah MSCI mengeluarkan saham perseroan dari indeks sahamnya dalam tinjauan indeks Agustus 2026. GoTo menegaskan keputusan tersebut berkaitan dengan aspek teknis

Pengendali KDTN Lego 1 Juta Saham Harga Bawah

Pemegang saham pengendali PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), Putrasakti Mandiri, mengurangi kepemilikan sahamnya di perseroan sebanyak 1 juta saham melalui transaksi pada 11 Agustus 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru