back to top

BAIK Tahan Dividen, Laba Rp5M Dialokasikan untuk Cadangan

Emitentrust.com – PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK) memutuskan tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 25 Juni 2026.

Dalam RUPS, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp5,03 miliar dengan rincian Rp4 miliar dialokasikan sebagai cadangan umum, sedangkan Rp1,03 miliar dibukukan sebagai laba yang belum ditentukan penggunaannya. Dengan keputusan tersebut, seluruh laba tahun buku 2025 tidak dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham.

RUPS yang dihadiri pemegang saham mewakili 950.936.700 saham atau 84,34% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah juga menyetujui Laporan Tahunan Direksi serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Rapat sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Selain itu, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji dan tunjangan Direksi serta honorarium Dewan Komisaris. RUPS juga mendelegasikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026, dengan tetap memperhatikan rekomendasi Komite Audit.

Sementara itu, agenda mengenai laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) hanya bersifat penyampaian laporan, sehingga tidak memerlukan persetujuan maupun pemungutan suara dari pemegang saham.

Pada perdagangan hari ini Jumat (26/6) saham BAIK stagnan di harga Rp585.

PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) membukukan laba bersih sebesar Rp5,0 miliar sepanjang tahun 2025. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp7,5 miliar.

Artikel Terkait

SLIS Absen Dividen, Rugi Rp22,84 Miliar di 2025

PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025 setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp22,84 miliar.

PP Presisi (PPRE) Dapat Restu Lepas Anak Usaha Rp1,6T

PT PP Presisi Tbk (PPRE) resmi memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Lancarjaya Mandiri Abadi (PT LMA).

Laba Bank Mandiri (BMRI) Naik 18,6%, Tembus Rp23,3T hingga Mei 2026

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih bank only sebesar Rp23,3 triliun hingga periode Januari–Mei 2026 atau tumbuh 18,6% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru