back to top

S&P Global Sorot WIKA Beton (WTON), Ada Apa?

Emitentrust.com – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) semakin memperkuat posisinya di mata investor global setelah berhasil mencatat lonjakan skor Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi 71 dalam asesmen S&P Global periode 2023–2025.

Pencapaian tersebut mendorong profil keberlanjutan Perseroan masuk ke radar investor institusional dunia melalui platform Capital IQ Pro yang digunakan fund manager dan lembaga keuangan global.

Momentum tersebut diperkuat dengan kunjungan delegasi S&P Global ke Kantor Pusat WIKA Beton di Jakarta pada Rabu (24/6).

Dalam pertemuan tersebut, S&P Global memaparkan perkembangan standar pelaporan keberlanjutan menuju International.

Menurutnya, skor ESG 71 bukan sekadar capaian administratif, tetapi menjadi fondasi strategis untuk melakukan gap assessment, mengukur kerentanan aset, serta menjaga daya saing operasional di tingkat global.

“Kehadiran S&P Global memvalidasi bahwa standar produksi WIKA Beton telah terkalibrasi dengan parameter ketat internasional. WIKA Beton menjadikan skor 71 ini bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan landasan strategis untuk melakukan gap assessment, mengukur kerentanan aset, dan memastikan daya saing operasional tetap relevan secara global,” ujar Verly.

Director of Business Development – Sustainable1 S&P Global, Leo Kurniawan, menambahkan bahwa proses penilaian ESG bertujuan membangun kapasitas internal perusahaan agar memiliki metodologi ilmiah yang kuat dalam mengelola data keberlanjutan dan merumuskan strategi bisnis yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Sementara itu, Head of East Asia, Climate and Sustainability Services S&P Global, Judy Su, menekankan bahwa keberlanjutan kini harus dibangun berdasarkan indikator yang terukur.

Menurutnya, investor global semakin menuntut informasi ESG yang berbasis data kuantitatif, bukan sekadar narasi atau deskripsi program.

Ke depan, WIKA Beton akan mengintegrasikan transparansi metrik ESG, manajemen risiko iklim berbasis data, serta transformasi bisnis berkelanjutan sebagai bagian dari strategi ekspansi Perseroan.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham sekaligus memperkuat daya tahan fundamental perusahaan sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN.

Artikel Terkait

Grup Lippo (LPCK) Klarifikasi Soal Hibah Lahan Rusun MBR Rp6T di Meikarta

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) emiten properti grup Lippo memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana hibah lahan yang sebelumnya disebut bernilai sekitar Rp6 triliun.

Quantum Clovera Investama (KREN) Gagal Gelar Buyback Saham, RUPSLB Tak Kuorum

PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Juni 2026. RUPST pemegang saham yang mewakili 11,25 miliar saham atau 61,81%

Bumi Benowo (BBSS) Pastikan Tak Bagi Dividen, RUPS Setujui Perubahan KBLI

PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 26 Juni

Populer 7 Hari

Berita Terbaru