back to top

Japfa Comfeed (JPFA) Mulai Tawarkan Obligasi Rp500M, Kupon Tembus 9,50%

Emitentrust.com – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) resmi menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2026 dengan nilai pokok sebesar Rp500 miliar. Dana yang dihimpun berasal dari dua seri obligasi dengan tingkat kupon hingga 9,50% per tahun.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan Selasa (30/6/2026), obligasi tersebut terdiri atas Seri A senilai Rp390 miliar dengan tingkat bunga tetap 9,25% per tahun dan tenor 3 tahun. Sementara Seri B memiliki nilai pokok Rp110 miliar dengan bunga tetap 9,50% per tahun serta jangka waktu 5 tahun.

Perseroan menjadwalkan pembayaran bunga obligasi pertama pada 7 Oktober 2026. Selanjutnya, bunga akan dibayarkan secara berkala sesuai ketentuan yang tercantum dalam prospektus.

Obligasi ini memperoleh peringkat A+ dari Fitch Ratings Indonesia. Dalam penerbitan tersebut, PT Sucor Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek, sedangkan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk ditunjuk sebagai wali amanat.

Adapun masa penawaran umum berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026, dilanjutkan dengan tanggal penjatahan pada 3 Juli 2026, distribusi obligasi secara elektronik pada 7 Juli 2026, dan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2026.

Artikel Terkait

SGRO Jadwalkan Dividen Rp193 per Saham, Yield Capai 6,92%

PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp350,99 miliar atau Rp193 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025.

PTPW Bagi Dividen Rp5,694 per Saham, Simak Jadwal Cum Date

PT Pratama Widya Tbk. (PTPW) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp5 miliar atau Rp5,694 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 26 Juni 2026.

ALMI Ungkap Dekati Investor Tiongkok demi Lepas Suspensi dan Penuhi Free Float

Emiten manufaktur anggota Maspion Group, PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI), terus mempercepat upaya pemulihan status suspensi sahamnya dengan mematangkan rencana pemenuhan ketentuan kepemilikan saham publik (free float) sebagaimana diatur Bursa Efek Indonesia (BEI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru