back to top

Saham LCKM Terbang Usai 16 Bulan Digembok BEI

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) mulai sesi perdagangan Rabu, 1 Juli 2026. Pembukaan suspensi dilakukan setelah perseroan dinilai telah memenuhi kewajiban yang menjadi penyebab penghentian perdagangan efek.

Berdasarkan pengumuman BEI, pembukaan suspensi berlaku untuk perdagangan saham LCKM di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Dengan demikian, investor kembali dapat memperdagangkan saham emiten tersebut setelah lebih dari satu tahun berada dalam status suspensi.

Sebelumnya, saham LCKM disuspensi berdasarkan Pengumuman Bursa Nomor Peng-S-00004/BEI.PLP/02-2025 yang berlaku efektif sejak 17 Februari 2025. Dalam pengumuman terbaru, BEI menyatakan alasan pembukaan suspensi adalah karena perseroan telah memenuhi kewajiban yang menjadi dasar penghentian perdagangan efek.

Dengan dibukanya kembali suspensi, saham LCKM akan kembali diperdagangkan mulai sesi I pada 1 Juli 2026. Pelaku pasar diharapkan tetap memperhatikan keterbukaan informasi perseroan serta mencermati risiko investasi sebelum mengambil keputusan transaksi.

Pada perdagangan hari ini Rabu (1/7) saham LCKM naik 5,83 persen ke level Rp109.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (UNSP) Sahkan Kinerja 2025, Tak Bahas Dividen

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 30 Juni 2026. Rapat yang dihadiri pemegang saham mewakili 1,36 miliar saham atau 54,55% dari seluruh saham dengan hak suara sah itu menyetujui seluruh agenda yang diajukan Perseroan

Grup Salim (IMAS) Bagi Dividen Rp4 per Saham, Cum Date 7 Juli

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) emiten grup Salim resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp4 per saham atau dengan total nilai Rp15.977.164.156 dari laba bersih tahun buku 2025.

IHSG Ditutup Menghijau! CUAN Terbang Hampir 17%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Rabu (1/7/2026). IHSG menguat 51,92 poin atau 0,92% ke level 5.695,11 setelah didorong aksi beli pada sejumlah saham berbasis komoditas dan infrastruktur.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru