Emitentrust.com – PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp8,02 miliar pada kuartal I-2026, melonjak 33,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,00 miliar.
Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan yang naik 10,2% menjadi Rp74,19 miliar dari Rp67,30 miliar pada kuartal I-2025.
Dalam laporan keuangan yang diterbitkan pada Sabtu (11/7) disebutkan beban pokok penjualan juga meningkat menjadi Rp38,83 miliar dari Rp35,85 miliar.
Meski demikian, laba bruto perseroan tetap tumbuh 12,4% menjadi Rp35,36 miliar dibandingkan Rp31,45 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Di sisi operasional, laba usaha ZATA meningkat 29,4% menjadi Rp12,05 miliar dari sebelumnya Rp9,31 miliar.
Beban penjualan sebesar Rp6,51 miliar, naik dari Rp5,08 miliar, sementara beban umum dan administrasi berhasil ditekan menjadi Rp16,10 miliar dari Rp17,19 miliar.
Selain itu beban keuangan juga turun menjadi Rp3,06 miliar dari Rp3,33 miliar.
Dengan pencapaian tersebut, laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp9,01 miliar dari Rp6,00 miliar pada kuartal I-2025.
Setelah memperhitungkan beban pajak kini sebesar Rp987,80 juta, laba bersih periode berjalan tercatat Rp8,02 miliar. Laba per saham dasar dan dilusian meningkat menjadi Rp0,94 per saham dari Rp0,71 per saham pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi neraca, hingga 31 Maret 2026 total aset perseroan meningkat menjadi Rp590,19 miliar dibandingkan Rp580,58 miliar pada akhir 2025.
Total ekuitas naik menjadi Rp367,66 miliar dari Rp359,64 miliar, sedangkan total liabilitas meningkat tipis menjadi Rp222,53 miliar dari Rp220,94 miliar.
Sementara itu, posisi kas dan bank melonjak signifikan menjadi Rp31,62 miliar per 31 Maret 2026, dibandingkan Rp7,59 miliar pada akhir Desember 2025.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi juga meningkat menjadi Rp28,73 miliar dari Rp11,90 miliar pada kuartal I-2025, mencerminkan penguatan kemampuan perseroan dalam menghasilkan kas dari kegiatan operasional.


