Emitentrust.com – PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) telah merealisasikan seluruh dana bersih hasil penerbitan Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024 senilai Rp294,04 miliar. Perseroan memastikan tidak ada lagi sisa dana hasil penawaran umum yang belum digunakan.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama SMIL Hadi Suhermin menyampaikan bahwa obligasi tersebut memperoleh pernyataan efektif pada 29 November 2024. Dari total dana yang dihimpun sebesar Rp300 miliar, setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp5,96 miliar, Perseroan memperoleh hasil bersih Rp294,04 miliar.
Mayoritas dana tersebut, yakni Rp277,02 miliar atau sekitar 92,33%, digunakan untuk pembelian forklift elektrik, lithium battery, dan charger guna mendukung ekspansi bisnis penyewaan alat berat logistik. Sementara sisanya sebesar Rp17,02 miliar atau 5,67% dialokasikan untuk pelunasan kewajiban leasing.
Dengan realisasi tersebut, SMIL telah menggunakan 100% dana bersih hasil penerbitan obligasi sesuai rencana penggunaan dana dalam prospektus. Perseroan juga menyampaikan tidak terdapat sisa dana yang ditempatkan di perbankan.
Adapun biaya penerbitan obligasi mencapai Rp5,96 miliar, yang antara lain digunakan untuk biaya penjaminan emisi, management fee, selling fee, jasa profesi penunjang pasar modal, biaya lembaga penunjang, serta biaya lain-lain yang berkaitan langsung dengan proses emisi obligasi.


