back to top

WIKA Serap 99,97% Dana Rights Issue Rp6,08T, Sisanya Masuk Bank Mandiri

Emitentrust.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyampaikan bahwa telah merealisasikan hampir seluruh dana hasil rights issue yang efektif pada 22 April 2024. Hingga 14 Juli 2026, Perseroan telah menggunakan Rp6,075 triliun atau sekitar 99,97% dari total dana bersih yang dihimpun sebesar Rp6,077 triliun.

Berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), WIKA memperoleh dana hasil rights issue sebesar Rp6,087 triliun. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp10,92 miliar, Perseroan membukukan hasil bersih sebesar Rp6,076 triliun.

Seluruh dana hasil rights issue tersebut direncanakan untuk modal kerja. Hingga periode pelaporan, WIKA telah merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp6,075 triliun, sehingga masih tersisa Rp1,67 miliar yang belum digunakan.

Sisa dana rights issue tersebut ditempatkan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam dua rekening afiliasi dengan total saldo sekitar Rp2,44 miliar, masing-masing memperoleh bunga sebesar 1,9% dan 2,25% per tahun.

Adapun biaya emisi rights issue mencapai Rp10,92 miliar, yang meliputi biaya underwriting, jasa profesi penunjang pasar modal, lembaga penunjang, serta biaya lain yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan aksi korporasi tersebut.

Artikel Terkait

Grup Lippo (MLPT) Resmi Gelar Stock Split 1:25, Ini Jadwalnya

PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) emiten grup Lippo akan melaksanakan stock split dengan rasio 1:25 setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)

YUPI Endapkan Dana IPO Rp541,37M di 4 Bank, Baru Terpakai 9,27%

PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk. (YUPI) menyampaikan masih menyimpan Rp541,37 miliar dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 30 Juni 2026. Perseroan baru merealisasikan penggunaan dana IPO sebesar Rp55,3 miliar

FORE Baru Pakai 49% Dana IPO, Rp170M Masih Mengendap di Bank Mandiri

PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) menyampaikan bahwa telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp166,71 miliar hingga 30 Juni 2026,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru