back to top

Bos SOLA Belanja Saham di Harga Rp102 per Lembar, Sinyal Apa?

Emitentrust.com – Direktur PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA), Mochamad Bhadaiwi, kembali menambah kepemilikan sahamnya pada 14 Juli 2026

Dalam keterangannya manajemen SOLA mengungkap pada Jumat 17 Juli 2026, Mochamad Bhadaiwi melakukan pembelian saham pada 14 Juli 2026 sebanyak 358.400 saham melalui transaksi langsung dengan tujuan investasi.

Mochamad Bhadaiwi yang juga selaku penegndali SOLA melakukan dua transaksi pembelian masing-masing sebanyak 358.400 saham dengan harga Rp102 per saham. Dengan demikian, total saham yang dibeli mencapai 716.800 saham.

Sebelum transaksi, Mochamad Bhadaiwi memiliki 125.788.900 saham atau setara 3,83% kepemilikan. Setelah transaksi, kepemilikannya meningkat menjadi 126.147.300 saham atau sekitar 3,84% dari total saham yang ditempatkan dan disetor perseroan.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa yang bersangkutan merupakan anggota Direksi sekaligus pihak pengendali perusahaan dan menyatakan tetap akan mempertahankan status pengendali.

Pada perdagangan Jumat (17/7) saham SOLA turun 1,85 persen ke level Rp106. Dalam sepekan terakhir naik 6 persen dari harga Rp100 pada 13 Juli 2026.

Artikel Terkait

Astra International (ASII) Dapat Restu Gelar Buyback Saham Rp8T

PT Astra International Tbk (ASII) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan program pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang

BEI Minta Klarifikasi Emiten Haji Isam (JARR) Terkait Sengketa Pembelian 3.500 Ton CPO

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) emiten milik Haji Isam memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait surat dari Law Office R. Azhari & Co mengenai dugaan sengketa hukum material atas transaksi pembelian crude palm oil

WIKA Sebut Sidang Perdana PKPU Anak Usaha Digelar 22 Juli 2026

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (BEI: WIKA) menegaskan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap anak usahanya, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON),

Populer 7 Hari

Berita Terbaru