Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan sesi I, Senin (20/7/2026). IHSG naik 53,38 poin atau 0,86% ke level 6.228,91, ditopang penguatan mayoritas sektor dan aksi beli yang kembali mendominasi pasar.
Dari total 11 sektor yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak sembilan sektor ditutup di zona hijau, sementara hanya dua sektor yang masih melemah.
Sektor perindustrian menjadi motor penguatan dengan kenaikan 2,08%, diikuti sektor energi yang menguat 1,72% dan sektor properti yang naik 1,47%. Sebaliknya, sektor teknologi terkoreksi 0,24%, sedangkan sektor kesehatan melemah 0,17%.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan total volume mencapai 20,09 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp8,27 triliun. Sebanyak 398 saham menguat, 188 saham melemah, dan 205 saham ditutup stagnan.
Dari sisi pergerakan harga, DCII mencatat kenaikan nominal terbesar setelah melonjak Rp725 menjadi Rp190.775 per saham. Disusul ITMG yang naik Rp550 ke Rp24.400, serta GGRM yang menguat Rp450 menjadi Rp17.450 per saham.
Sebaliknya, MLPT memimpin pelemahan nominal setelah anjlok Rp2.225 menjadi Rp27.000 per saham. Selanjutnya SINI turun Rp400 ke Rp5.750, sedangkan UNTR melemah Rp225 menjadi Rp26.325 per saham.
Untuk saham teraktif, PRDL memimpin dengan frekuensi transaksi 64.683 kali senilai Rp84,8 miliar. Posisi berikutnya ditempati BBRI dengan 40.756 kali transaksi senilai Rp758 miliar, disusul RANS sebanyak 38.305 kali senilai Rp58,8 miliar.
Di jajaran LQ45, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menjadi top gainer setelah menguat 4,43%, diikuti PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang naik 4,29%, serta PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang menguat 3,75%.
Sementara itu, saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi top loser LQ45 setelah turun 1,32%, disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melemah 1,30%, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang terkoreksi 0,98%.


