Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk. (SMLE), PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA), dan PT Verona Indah Pictures Tbk. (VERN) menyusul lonjakan harga yang dinilai berada di luar kebiasaan.
Pasca pengumuman UMA, ketiga saham tersebut kompak mengalami koreksi pada perdagangan berikutnya.
Saham SMLE turun 1% ke level Rp146. Meski terkoreksi, saham ini masih mencatatkan kenaikan sekitar 14% dalam sepekan dan melonjak 45% dalam satu bulan terakhir.
Sementara itu, saham KOKA terkoreksi lebih dalam dengan penurunan sekitar 6% ke level Rp230. Sebelumnya, saham emiten ini telah melesat sekitar 35,5% dalam sepekan dan melonjak sekitar 142% dalam satu bulan terakhir.
Adapun saham VERN juga ikut melemah sekitar 3% ke level Rp206 setelah masuk radar UMA BEI. Kendati demikian, saham ini masih membukukan kenaikan sekitar 6,19% dalam sepekan, melonjak 47% dalam satu bulan, serta menguat 61,9% dalam enam bulan terakhir dari posisi Rp126 pada 21 Januari 2026.
“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulis BEI dalam pengumuman resminya.
Sehubungan dengan itu, BEI mengimbau investor untuk memperhatikan jawaban masing-masing emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa, mencermati kinerja perusahaan beserta seluruh keterbukaan informasi yang telah disampaikan kepada publik.
Selain itu, investor juga diminta mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta mempertimbangkan berbagai risiko yang mungkin timbul sebelum mengambil keputusan investasi.


