back to top

Pengendali MTSM Buang 19,5 Juta Saham demi Penuhi Free Float

Emitentrust.com – PT Perkasa Makmur Amara selaku pemegang saham pengendali PT Metro Realty Tbk. (MTSM) melepas sebanyak 19,5 juta saham perseroan dengan total nilai transaksi mencapai sekitar Rp12,09 miliar. Penjualan saham tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan free float di Bursa Efek Indonesia.

Manajemen MTSM dalam keterangannya yang disampaikan pada Selasa (21/7) menyebutkan, transaksi dilakukan pada 21 Juli 2026 dengan menjual 19.500.000 saham pada harga Rp620 per saham.

Dengan demikian, total nilai transaksi penjualan tersebut mencapai sekitar Rp12.090.000.000.

Perseroan menjelaskan, tujuan transaksi adalah pemenuhan ketentuan free float melalui kepemilikan saham langsung.

Setelah transaksi, kepemilikan PT Perkasa Makmur Amara di MTSM berkurang menjadi 213.348.000 saham dari sebelumnya 232.848.000 saham, atau turun sebanyak 19,5 juta saham. Meski demikian, perusahaan masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham utama Perseroan.

Saham MTSM diperdagangkan di papan pemantauan khusus pada level Rp 500 per saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan ini bergerak di bidang manajemen properti dan pengembangan real estat, dengan aset utama meliputi Metro Pasar Baru dan Melawai Plaza di Jakarta

Artikel Terkait

Bank Jago (ARTO) Lapor Hasil MESOP, Tak Ada Karyawan Eksekusi Opsi Saham

PT Bank Jago Tbk (ARTO) melaporkan tidak terdapat pelaksanaan hak opsi saham dalam Program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP) selama periode pelaksanaan 2 Juni hingga 14 Juli 2026.

Kuasai 34,56%! Triple Berkah Resmi Jadi Pengendali Baru Megalestari Epack (EPAC)

PT Triple Berkah Bersama resmi menyelesaikan pengambilalihan 1.141.671.100 saham PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (MEPS) pada 23 Juli 2026. Jumlah tersebut setara dengan 34,56% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor

Grup Bakrie (ENRG) Hari Ini Tawarkan Obligasi Rp250M Berbunga 8,95%

PT Energi Mega Persada Tbk (EMP/ENRG) grup Bakrie resmi menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 senilai Rp250 miliar pada Kamis (23/7/2026). Penerbitan surat utang tersebut merupakan bagian dari program Penawaran Umum

Populer 7 Hari

Berita Terbaru