back to top

Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU) Minta Tambahan Waktu ke BEI, Ada Apa?

Emitentrust.com – PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) mengajukan permohonan perpanjangan waktu kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menyampaikan tanggapan atas surat permintaan penjelasan yang diterbitkan Bursa.

Dalam keterangannya manajemen TAMU pada Kamis (723/7) menjelaskan bahwa hingga saat ini masih mengumpulkan serta melengkapi data dan dokumen pendukung yang diperlukan guna menjawab seluruh pertanyaan sebagaimana tercantum dalam surat BEI Nomor S-08734/BEI.PP1/07-2026 tertanggal 21 Juli 2026.

Menurut Perseroan, ruang lingkup permintaan penjelasan tersebut memerlukan koordinasi dengan berbagai unit terkait serta proses verifikasi terhadap data dan dokumen pendukung agar jawaban yang disampaikan akurat, lengkap, dan konsisten.

Atas dasar itu, Tamarin Samudra meminta tambahan waktu selama 7 hari kerja sejak berakhirnya batas waktu penyampaian tanggapan. Perseroan berharap dapat memperoleh persetujuan BEI untuk menyampaikan jawaban melalui sistem SPE-IDXnet paling lambat pada Senin, 3 Agustus 2026.

Manajemen menegaskan tetap berkomitmen memenuhi kewajiban keterbukaan informasi sesuai ketentuan pasar modal yang berlaku. Perseroan juga menyatakan akan menyampaikan tanggapan lebih awal apabila proses pelengkapan dan verifikasi dokumen dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu yang dimohonkan.

Dalam laporan tersebut Perseroan belum mengungkapkan substansi pertanyaan yang diajukan oleh BEI. Oleh karena itu, pelaku pasar masih menunggu penjelasan resmi dari Perseroan setelah proses penyusunan tanggapan selesai.

Artikel Terkait

IHSG Terbang ke 6.430 di Sesi I, Saham Grup Bakrie Jadi Primadona

ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya pada perdagangan sesi pertama, Kamis (23/7/2026). IHSG ditutup menguat 95,67 poin atau 1,51% ke level 6.430,15, ditopang penguatan seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

MGNA Sebut Dana Waran Seri II Rp343 Miliar Tak Tersisa

PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil konversi Waran Seri II sebesar Rp343,29 miliar sesuai dengan rencana penggunaan dana yang telah disampaikan dalam prospektus.

BEI Bekukan Penuh Saham Multi Agro Gemilang (MAGP), Ini Penyebabnya

Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) di seluruh pasar mulai sesi I Periodic Call Auction pada Kamis (23/7/2026).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru