back to top

BEI Ingatkan COCO-R Hanya Diperdagangkan Sampai 21 Juli 2026

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengingatkan investor bahwa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO) dengan kode COCO-R akan segera berakhir masa perdagangannya.

Berdasarkan Pengumuman BEI Nomor Peng-00142/BEI.POP/07-2026, masa perdagangan COCO-R berlangsung selama 14 Juli 2026 hingga 21 Juli 2026.

Investor yang masih memiliki HMETD tersebut diimbau untuk segera memperdagangkan atau melaksanakan haknya sebelum periode perdagangan berakhir.

BEI menegaskan bahwa mulai 22 Juli 2026, COCO-R tidak lagi diperdagangkan di Bursa. Pada tanggal tersebut, HMETD COCO-R juga akan dikeluarkan dari Daftar Efek yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Sebelumnya, pencatatan HMETD dan saham baru PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. dilakukan berdasarkan Pengumuman BEI Nomor Peng-P-00895/BEI.PP1/07-2026 tertanggal 13 Juli 2026 terkait pencatatan efek bersifat ekuitas dan pra-pencatatan saham Perseroan.

BEI mengimbau investor untuk memperhatikan jadwal pelaksanaan rights issue agar tidak kehilangan kesempatan memanfaatkan hak memesan efek terlebih dahulu yang dimiliki sebelum masa perdagangan COCO-R berakhir.

Sebagai informasi PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&Co Group menggelar rights issue jumbo melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III) 

Melalui aksi korporasi ini, COCO menerbitkan sebanyak-banyaknya 10,67 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. 

Tak hanya itu, perseroan juga menyiapkan “bonus” tambahan berupa penerbitan waran hingga 35% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh, yang berpotensi semakin menarik minat investor.

Artikel Terkait

IHSG Melejit 1,41% di Sesi I, DEWA, CUAN, dan AMMN Jadi Bintang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I Selasa (21/7/2026) di zona hijau dengan kenaikan 88,07 poin atau 1,41% ke level 6.319,85.

Mirae Asset Sebut Peluang Pasar Ditopang Valuasi dan Status MSCI

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai setelah fase rebound, arah pasar saham Indonesia pada semester II-2026 akan ditentukan oleh kondisi makroekonomi global, valuasi saham yang semakin menarik, serta tetap terjaganya status Indonesia sebagai Emerging Market dalam indeks MSCI.

TAXI Gagal Ambil Keputusan, Seluruh Agenda RUPST Kandas!

PT Express Transindo Utama Tbk (BEI: TAXI) belum dapat mengambil keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 Juli 2026. Seluruh agenda rapat tidak dapat diputuskan karena tidak memenuhi

Populer 7 Hari

Berita Terbaru