back to top

Free Float ARII 39,48%, Abdi Andre Kuasai 13% Saham Ditetapkan Sebagai UBO

Emitentrust.com – PT Atlas Resources Tbk (ARII) melaporkan free float perseroan mengalami penurunan menjadi 39,48% pada akhir bulan Juni 2026 dari sebelumnya 41,22%. Dengan total saham tercatat sebanyak 3,75 miliar saham, jumlah saham free float tercatat mencapai 1,480 miliar saham, turun dibanding periode sebelumnya sebesar 1,546 miliar saham.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) yang diterbitkan Sabtu (25/7), meski terjadi perubahan pada porsi saham publik, struktur pengendalian perseroan tidak mengalami perubahan. Berdasarkan laporan kepemilikan saham, Abdi Andre tetap tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) Atlas Resources dengan kepemilikan langsung sekitar 13% saham perseroan.

Dalam daftar pemegang saham utama, PT Calorie Viva Utama masih menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 1,09 miliar saham atau 29,08%. Posisi berikutnya ditempati DB Spore DCS A/C yang menguasai 303 juta saham atau 8,08%, disusul Sumber Daya Kemilau sebanyak 187,66 juta saham atau 5,00%.

Sementara itu, jajaran direksi dan komisaris juga masih tercatat memiliki saham perseroan. Direktur Abdi Andre menguasai 475,97 juta saham atau 12,69%, Komisaris Jay T. Oentoro memiliki 86,77 juta saham (2,31%), Direktur Joko Kus Sulistyoko menggenggam 35,25 juta saham (0,94%), Direktur Hans Jurgen Kaschull sebanyak 13,3 juta saham (0,35%), serta Komisaris Pranata Hajadi memiliki 11,75 juta saham atau 0,31%.

Laporan juga menunjukkan jumlah pemegang saham maupun pemilik Single Investor Identification (SID) tetap 1.527 investor, tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya.

Dari sisi klasifikasi investor, kepemilikan terbesar masih berasal dari kelompok korporasi dengan total 2,19 miliar saham, diikuti investor individu sebanyak 530,97 juta saham, serta reksa dana yang menguasai 144,42 juta saham.

Perseroan juga melaporkan tidak memiliki saham treasuri, tidak terdapat saham yang sedang dalam status lock-up, maupun saham yang dikenakan sita atau blokir oleh otoritas. Struktur kepemilikan saham secara keseluruhan pun tidak mengalami perubahan sepanjang periode pelaporan, sehingga penurunan free float lebih mencerminkan perubahan komposisi kepemilikan saham publik dibandingkan adanya perubahan pengendali perseroan.

Artikel Terkait

Adhi Commuter Properti (ADCP) Bebas dari Ancaman PKPU

PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) terbebas dari proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) setelah Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak permohonan yang diajukan PT Tyang Tehnik Seisoku.

BEI Soroti Perubahan Komposisi Saham dan Arah Bisnis Remala Abadi (DATA)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam suratnya tertanggal 22 Juli 2026 meminta penjelasan PT Remala Abadi Tbk (DATA) terkait perubahan komposisi saham, pengendali dan transaksi material berupa fasilitas pinjaman dan arah bisnis.

Direktur Emiten Raffi Ahmad (RANS) Tiba-Tiba Mundur, Ada Alasan?

PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) emiten milik Raffi Ahmad mengumumkan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri salah satu anggota direksinya, Grandy Prajayakti, pada 22 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru