back to top

BEI Akhirnya Gembok Dua Saham Terbang Ratusan Persen

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Bukit Darmo Property Tbk. (BKDP) dan PT Alakasa Industrindo Tbk. (ALKA) mulai Rabu (29/7). Langkah tersebut diambil menyusul kenaikan harga kumulatif yang dinilai signifikan sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

Dalam pengumuman tertanggal 28 Juli 2026, BEI menyatakan suspensi dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai kepada pelaku pasar dalam mempertimbangkan keputusan investasinya berdasarkan informasi yang tersedia. Penghentian sementara perdagangan berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi Pra-Pembukaan 29 Juli 2026.

Sebelum disuspensi, saham BKDP ditutup di level Rp169. Dalam sepekan terakhir saham ini menguat 9,03%, naik 49,56% dalam satu bulan, dan melonjak sekitar 231% dalam enam bulan dari posisi Rp51 pada 29 Januari 2026.

Sementara itu, saham ALKA ditutup pada harga Rp1.715 sebelum suspensi. Kinerjanya jauh lebih agresif dengan kenaikan 77% dalam sepekan, melesat 236% dalam satu bulan, serta menguat sekitar 185% dalam enam bulan dari harga Rp600 pada 29 Januari 2026.

BEI mengimbau seluruh pelaku pasar untuk tetap mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh kedua emiten sebelum mengambil keputusan investasi.

Artikel Terkait

Empat Saham Diawasi BEI, Tiga Loyo Satunya Lanjut Ngegas

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF), PT Puri Sentul Permai Tbk. (KDTN), PT Saranacentral Bajatama Tbk. (BAJA), dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk. (BSML)

Bank of India (BSWD) Raup Laba Rp54,6M, Naik 64,5% di Semester I-2026

PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) membukukan laba bersih sebesar Rp54,60 miliar pada semester I-2026, melonjak 64,50% dibandingkan Rp33,19 miliar

Harga Emas Antam Rabu ini Turun Rp12.000 per Gram

Emitentrust.com - Harga emas Aneka Tambang pada Rabu ini...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru