back to top

BEI Rilis 35 Saham Margin untuk AB Memiliki MKBD Rp50M

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan daftar efek yang dapat diperdagangkan dan dijaminkan dalam transaksi margin untuk periode Agustus 2026. Daftar tersebut berlaku bagi Anggota Bursa (AB) yang memiliki Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) sebesar Rp50 miliar hingga kurang dari Rp150 miliar serta menggunakan fasilitas pendanaan dari Lembaga Pendanaan Efek (LPE).

Ketetapan tersebut dituangkan dalam Pengumuman Nomor Peng-00150/BEI.POP/07-2026 tertanggal 29 Juli 2026. Penyusunan daftar efek mengacu pada Peraturan Bursa Nomor II-H tentang Persyaratan dan Perdagangan Efek dalam Transaksi Margin dan Transaksi Short Selling serta Peraturan Nomor III-I mengenai Keanggotaan Margin dan/atau Short Selling.

BEI menjelaskan, efek yang dapat ditransaksikan secara margin oleh kelompok Anggota Bursa tersebut meliputi saham-saham konstituen Indeks LQ45, serta saham anggota Indeks IDX80 di luar LQ45 yang menggunakan fasilitas pendanaan dari Lembaga Pendanaan Efek. Sementara itu, implementasi transaksi short selling masih mengacu pada pengumuman sebelumnya mengenai penundaan pelaksanaannya.

Sebanyak 35 saham masuk dalam daftar efek margin untuk kategori Anggota Bursa tersebut. Di antaranya ACES, ARTO, BFIN, BKSL, BRMS, BSDE, BUKA, CBDK, CMRY, CTRA, DSNG, ELSA, ENRG, ERAA, GGRM, HEAL, HRUM, JSMR, KIJA, KPIG, LSIP, MAPA, MIKA, MYOR, PNLF, PTRO, PWON, RAJA, RATU, SMGR, SMRA, SSIA, TAPG, TOWR, dan TPIA.

BEI menyatakan daftar efek yang dapat ditransaksikan dan dijaminkan dalam transaksi margin tersebut mulai berlaku untuk periode Agustus 2026, dan dapat menjadi acuan bagi Anggota Bursa yang memenuhi persyaratan MKBD dalam melakukan transaksi margin.

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Bangkit! INCO Melejit 5,6%, TPIA Paling Ramai Diperdagangkan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan sesi I, Kamis (30/7/2026). IHSG naik 56,57 poin atau 0,93% ke level 6.147,96, didorong aksi beli yang mengangkat mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEEF Semester I-2026 Tertekan! Laba Anjlok 69,7%, Penjualan Drop 31%

PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp22,31 miliar pada semester I-2026, turun 69,76% dibandingkan Rp73,77 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

PADI Berbalik Rugi Rp14,2M, Pendapatan Malah Minus di Semester I-2026

PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) membukukan rugi bersih sebesar Rp14,26 miliar pada semester I-2026, berbalik dari laba bersih Rp3,00 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru